MediaMerdeka.com – Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tetap memasang target tinggi meski kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat sekitar sedang dalam tekanan.
Ajang pameran multiproduk terbesar di Indonesia itu optimistis mampu mencetak transaksi di atas capaian tahun lalu yang mencapai Rp7,3 triliun.
Direktur Marketing JIEXPO, Ralph Scheunemann, menyebutkan optimisme tersebut didukung oleh tingginya partisipasi tersangka usaha serta besarnya animo masyarakat sekitar terhadap gelaran tahunan Jakarta Fair.
Pada penyelenggaraan tahun lalu, Jakarta Fair sukses menarik 5,9 juta pengunjung bersama nilai transaksi mencapai Rp7,3 triliun. Capaian tersebut menjadi pijakan untuk penyelenggara demi membukukan hasil yang makin baik pada pada tahun ini.
“Tahun lalu transaksi mencapai Rp7,3 triliun dan pengunjung sekitar 5,9 juta orang. Tahun ini tentu kami menginginkan dapat makin baik,” kata Ralph dalam keterangannya, Kamis (4/5/2026).
Jakarta Fair 2026 akan berlangsung selama 32 hari, mengawali 11 Juni hingga 12 Juli 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran, Jakarta Pusat. Event tersebut digelar bertepatan bersama perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta.
Ralph menilai, optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, jumlah peserta pameran pada tahun ini meningkat menjadi 2.800 peserta bersama total 1.800 stan atau tenant.
Komposisinya terdiri dari 55 persen korporasi swasta dan 45 persen tersangka usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut dia, peningkatan jumlah peserta menjadi sinyal positif bahwa dunia usaha masih menyaksikan Jakarta Fair sebagai sarana efektif demi mendorong penjualan sekaligus memperluas jaringan bisnis.
Berbagai produk akan dipamerkan selama penyelenggaraan Jakarta Fair, mengawali dari otomotif, elektronik, gawai, komputer, perlengkapan rumah tangga, furnitur, fesyen, produk kreatif, kuliner hingga jasa keuangan.
Selain transaksi langsung, Jakarta Fair juga menjadi ajang pertemuan bisnis yang mempertemukan produsen bersama konsumen maupun calon mitra usaha.
Karena itu, pameran tersebut dinilai mampu menyerahkan kontribusi terhadap perputaran ekonomi nasional.
“Tema yang kami usung merupakan Jakarta Fair sebagai Wadah Pameran Multiproduk, Hiburan, dan Pertemuan Bisnis demi Mendorong Perdagangan serta Investasi dari UMKM hingga Industri Nasional dan Internasional,” ucapnya.
Di sisi lain, penyelenggara juga mengandalkan sektor hiburan demi menjaga jumlah kunjungan masyarakat sekitar. Selama 32 hari penyelenggaraan, Jakarta Fair akan menghadirkan berbagai acara mengawali dari parade karnaval, pesta kembang api, wahana permainan hingga konser musik.
Sejumlah musisi papan atas dijadwalkan tampil dalam Jakarta Fair Music Concert, di antaranya Slank, Hindia, Sal Priadi, Kotak, J-Rocks, Last Child, Tipe-X, The Changcuters, Fiersa Besari, Juicy Luicy, Superman Is Dead, Endank Soekamti, JKT48 hingga NDX AKA.
Dengan kombinasi antara pameran dagang, hiburan dan peningkatan jumlah peserta, penyelenggara menginginkan Jakarta Fair 2026 mampu menjadi motor penggerak aktivitas ekonomi sekaligus mencetak transaksi yang makin tinggi dibandingkan tahun semasih belumnya.
Jakarta Fair 2026 akan dibuka setiap hari bersama harga tiket masuk Rp40 ribu demi Senin, Rp50 ribu pada Selasa hingga Jumat, serta Rp60 ribu pada Sabtu, Minggu dan hari libur nasional.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

