MBG Watch ‘Segel’ Kantor Badan Gizi Nasional, Tuntut Moratorium dan Audit Total

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Koalisi masyarakat sekitar sipil yang tergabung dalam MBG Watch menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta, bersama mengangkut poster bertuliskan “Kami Muak!”, “Audit MBG!”, hingga “Rombak Total MBG”.

Massa bahkan menjalankan aksi simbolik penyegelan kantor BGN sebagai bentuk protes terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam aksi tersebut, koordinator aksi yang akrab disapa Galau menegaskan bahwa tuntutan utama mereka bukan sekadar pergantian pimpinan BGN, melainkan perombakan menyeluruh terhadap tata kelola program MBG.

“Hari ini kami ingin mengucapkan selamat kepada Ibu Nanik Deyang yang telah menjadi Kepala BGN. Selamat menjabat dan wajib menuntaskan segala bentuk masalah-masalah yang pada hari ini masih belum terberakhirkan,” kata Galau D. Muhammad dalam orasinya, Rabu (10/6/2026).

“Penggantian wajah pimpinan BGN tidak mengartikan bahwa MBG pada hari ini berubah secara sistemik,” katanya mengimbuhkan.

Menurut dia, masalah yang mereka soroti selama ini tetap sama, yakni tuntutan moratorium total, audit kelembagaan, dan evaluasi menyeluruh terhadap program MBG.

“Yang kita tuntut dari awal masih sama, tentang moratorium total, tentang evaluasi audit kelembagaan secara total mengenai program ini secara sistemik. Penggantian Kepala BGN tidak menuntaskan masalah secara akar-akarnya,” ujarnya.

Aksi tersebut berlangsung cukup ‘meriah’. Massa mengangkut peralatan dapur bagaikan panci dan sendok kayu sambil meneriakkan yel-yel, “Segel BGN kini juga!”.

Mereka juga memuntukkan makanan gratis kepada para pengendara yang melintas dan jurnalis sebagai simbol bahwa pemenuhan gizi dapat dilakukan tanpa memakai anggaran negara.

Di depan papan nama besar Badan Gizi Nasional, massa menempelkan berbagai poster kritik dan garis kuning menyerupai segel.

Beberapa peserta aksi bergantian menyampaikan orasi yang menyoroti dugaan buruknya tata kelola program MBG, transparansi anggaran, hingga dugaan konflik kepentingan.

Galau lalu menyerahkan ultimatum kepada BGN agar dalam waktu dekat merespons tuntutan masyarakat sekitar sipil.

“Oke pada hari ini teman-teman, tuntutan dari koalisi MBG Watch amat sederhana. Kita menuntut moratorium total, evaluasi secara keseluruhan program MBG ini,” kata dia.

“Melakukan audit secara keseluruhan anggaran yang telah dikucurkan demi program MBG. Dan mengonfirmasi kasus korupsi yang menjerat mantan kepala BGN diusut tuntas-tuntasnya,” katanya mengimbuhkan.

Ia menegaskan, koalisi menyerahkan waktu selama 30 hari kepada BGN demi menjalankan pembenahan.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *