Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi

admin
By
admin
4 Min Read

MediaMerdeka.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait optimalisasi Program Strategis Nasional Sekolah Rakyat di Provinsi Bali yang berlangsung secara daring dari Kantor Keaparatur negara kementerianan Sosial di Jakarta, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto saat menjalankan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan pada 7 Juni 2026.

Rakor tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Robben Rico, Kepala Pusdiklatbangprof Afrizon Tanjung, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Bali dan pihak pemerintah kabupaten/kota se-Bali.

Dalam pertemuan itu, dibahas dua agenda utama demi memperkuat pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bali, yakni penyelenggaraan Sekolah Rakyat rintisan serta pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat.

Saat ini, pembangunan salah satu gedung permanen Sekolah Rakyat tengah berlangsung di Kabupaten Karangasem. Proyek tersebut telah memperlihatkan kemajuan signifikan bersama tingkat penyelesaian yang mencapai sekitar 80 persen.

“Alhamdulillah, di Kabupaten Tabanan, kita telah menyelenggarakan Sekolah Rakyat Rintisan, yakni SRMP 17 Tabanan. Sekolah ini telah berjalan makin dari 10 bulan, dan telah berjalan bersama baik,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul menyampaikan, setelah dikunjungi Presiden, perkembangan para siswa terlihat makin jelas. Para siswa menjadi makin disiplin, makin bugar, dan makin percaya diri.

Sejak awal Presiden menargetkan setiap kabupaten/kota memiliki minimal satu gedung permanen Sekolah Rakyat. Untuk Provinsi Bali, targetnya merupakan sembilan titik baru agar Sekolah Rakyat dapat menjangkau seluruh kabupaten/kota.

Lahan demi Sekolah Rakyat permanen perlu disiapkan oleh pihak pemerintah daerah. Gedung terbengkalai atau aset pihak pemerintah yang tidak terpakai juga dapat dimanfaatkan sebagai lokasi Sekolah Rakyat rintisan atau kelas sementara.

Terkait zonasi siswa, Gus Ipul menerangkan bahwa Sekolah Rakyat yang berdiri di lahan milik pihak pemerintah provinsi dapat menyambut baik siswa dari seluruh Bali. Sementara Sekolah Rakyat di lahan milik pihak pemerintah kabupaten/kota diutamakan demi masyarakat sekitar dari kabupaten/kota yang bersangkutan.

“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Bali yang telah menyediakan lahan pertama berakibat gedung permanen Sekolah Rakyat dapat dibangun. Terima kasih atas peran serta Pemerintah Provinsi Bali dalam menyukseskan penyelenggaraan Sekolah Rakyat,” kata Gus Ipul.

Ia juga mengimbau Pemerintah Provinsi Bali demi mengambil peran koordinasi aktif dalam percepatan usulan Sekolah Rakyat. Ia mengajak seluruh pihak pemerintah daerah di Bali demi menindaklanjuti arahan Presiden melalui kerja bersama.

“Mari kita sambut arahan Bapak Presiden demi menjalankan optimalisasi dan percepatan penyelenggaraan Sekolah Rakyat melalui kerja bersama. Jika dibarangkalikan, kita dapat menyelenggarakan Sekolah Rakyat rintisan pada tahun ini,” ajak Gus Ipul.

Pemerintah Provinsi Bali menyampaikan dukungan terhadap arahan tersebut. Pemprov Bali menegaskan siap menindaklanjuti rencana pembangunan Sekolah Rakyat di sejumlah titik di Provinsi Bali.

Dalam rakor tersebut, sejumlah kabupaten/kota juga menyampaikan perkembangan usulan masing-masing. Kabupaten Jembrana mengusulkan lahan sekitar 5,9 hektare dan lahan tersebut masih dalam proses survei oleh Keaparatur negara kementerianan Pekerjaan Umum.

Kabupaten Bangli telah mengusulkan lahan, namun luasnya masih masih belum sesuai bersama persyaratan berakibat perlu penyesuaian di lapangan. Kabupaten Buleleng sedang menjalankan inventarisasi aset, termasuk bangunan Balai Latihan Kerja atau BLK yang berpotensi digunakan. Kabupaten Klungkung masih dalam proses mencari lahan. Kabupaten Tabanan sedang menjalankan pengecekan aset. Sementara Kabupaten Badung juga masih mencari lahan yang sesuai.

Menanggapi laporan tersebut, Gus Ipul kembali menegaskan pentingnya mempercepat pelaksanaan program di Bali agar target yang telah ditetapkan dapat dalam waktu dekat terealisasi.

“Khusus demi Bali, Presiden menginginkan ada percepatan. Untuk gedung permanen ini, kami mohon seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bali berusaha keras,” lugas Gus Ipul.***

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *