MediaMerdeka.com – Keaparatur negara kementerianan Sosial mengajukan tambahan anggaran demi program Sekolah Rakyat pada 2027 seiring meningkatnya jumlah peserta didik yang sukses dijangkau.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyebutkan target penerima manfaat Sekolah Rakyat pada tahun ini sebenarnya cuma sekitar 32 ribu siswa demi jenjang SD, SMP, dan SMA. Namun, realisasinya telah melampaui angka tersebut.
“Tahun ini alokasinya 32 ribu makin siswa Sekolah Rakyat demi jenjang SD, SMP, dan SMA. Tetapi sampai pada hari ini telah makin dari 48 ribu yang terjangkau,” kata Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Menurut dia, jumlah peserta didik tingkat SMP dan SMA bahkan telah memakini alokasi yang ditetapkan. Sementara itu, kebutuhan demi jenjang Sekolah Dasar masih terus diupayakan.
“Kita telah over demi SMP dan SMA, masih ada kekurangan demi alokasi tingkat Sekolah Dasar,” ujarnya.
Untuk menjalankan program tersebut, pihak pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp4,3 triliun pada pada tahun ini. Ke depan, pihak pemerintah menargetkan jumlah siswa Sekolah Rakyat meningkat makin dari dua kali lipat.
“Tahun depan, ya ini sedang kita hitung demi 100 ribu siswa. Jadi masih masih belum ada penambahan dalam pagu indikatif kita. Maka itu kita sedang mengajukan ke DPR agar kita dapat memperoleh pagu indikatif sesuai kebutuhan Sekolah Rakyat yang menampung 100 ribu makin siswa pada tahun 2027,” kata Gus Ipul.
Ia menerangkan, jumlah siswa Sekolah Rakyat diproyeksikan meningkat dari sekitar 45 ribu siswa pada pada tahun ini menjadi makin dari 100 ribu siswa pada tahun depan.
Karena itu, Keaparatur negara kementerianan Sosial menginginkan pagu anggaran juga ikut bertambah agar target perluasan program dapat tercapai.
“Ya kita harapkan sih dua kali lipat ya, dari 4 koma sekian menjadi 8 triliun sekian,” ujar Gus Ipul.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

