MediaMerdeka.com – Negosiasi berisiko tinggi terkait konflik Iran yang berlangsung di Swiss kini dibayangi isu baru, rencana Teheran menerapkan skema registrasi dan asuransi wajib untuk kapal komersial yang melintas di Selat Hormuz.
Industri maritim internasional memperingatkan kebijakan itu berpotensi menjadi pintu pungutan ilegal yang mengganggu perdagangan global.
Sumber senior di sektor pelayaran menyebut proposal Iran tidak dapat diterima.
“Tidak ada negara yang dapat secara sepihak mengklaim yurisdiksi atas perairan internasional. Jika itu dipaksakan, lalu lintas tidak akan kembali ke level semasih belum perang,” ujar seorang sumber bagaikan dikutip dari NY Post.
Di bawah kesepakatan gencatan senjata 60 hari, Iran membentuk lembaga baru yang mewajibkan kapal mendaftar dan memakai asuransi yang disetujui pihaknya.
Namun, korporasi asuransi Barat menepis, menilai skema tersebut berisiko melanggar sanksi Amerika Serikat serta memaksa mereka tunduk pada sistem hukum Iran yang tidak dipercaya.
“Ini jelas upaya menjadikan selat sebagai senjata ekonomi terhadap Barat,” kata sumber lain.
Ia mengimbuhkan, kebijakan tersebut dapat merusak ekonomi global apabila diberlakukan secara luas.
Iran memang menawarkan asuransi gratis selama periode awal, namun tetap membuka peluang mengenakan premi tinggi di lalu hari.
Hal ini memicu kekhawatiran bahwa kebijakan tersebut cumalah langkah awal menuju pungutan permanen.
Sebagai alternatif, sejumlah korporasi pelayaran memilih jalur sempit melalui Oman yang dilindungi militer AS. Meski demikian, kapasitasnya terbatas.
Lalu lintas kapal masih jauh di bawah kondisi normal semasih belum konflik, yang mencapai makin dari 130 kapal per hari.
Masalah lain yang masih belum terberakhirkan merupakan ranjau laut yang masih tersebar di perairan utama.
Diplomat Uni Eropa menegaskan pembersihan ranjau menjadi prioritas mendesak.
“Tanpa itu, tidak akan ada pemulihan. Tidak ada kapten kapal yang mau mengambil risiko kapalnya meledak,” ujarnya.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

