Anggota Parlemen Jepang yang Viralkan Turis Indonesia Punya Rekam Jejak Rasis

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Anggota Dewan Kota Nara, Jepang, Hezuma Ryu menciptakan seorang turis Indonesia jadi viral setelah dituding membiarkan rusa memakan sampah plastik.

Namun, di balik aksinya yang mengatasnamakan perlindungan satwa, Hezuma memiliki rekam jejak kontroversial lantaran sejumlah pernyataannya mengenai masyarakat sekitar asing sempat dikritik sebagai bentuk diskriminasi.

Dikutip dari Nikkan Sports, 21 Agustus 2025, Hezuma secara terbuka menegaskan tidak keberatan apabila dirinya disebut diskriminatif lantaran sikapnya terhadap masyarakat sekitar asing.

Pernyataan itu muncul ketika ia kembali menyuarakan pandangannya mengenai wisatawan dan penduduk asing di Jepang, terutama mereka yang dianggapnya tidak mematuhi aturan setempat.

“Saya tidak keberatan disebut diskriminatif,” demikian pernyataan Hezuma yang dikutip Nikkan Sports dari unggahannya di media sosial X.

Ia beralasan bahwa tindakannya menegur masyarakat sekitar asing yang dianggap berperilaku buruk merupakan upaya melindungi Jepang dan masa depan kalangan anak.

Kontroversi Hezuma tidak berhenti pada pernyataannya tentang masyarakat sekitar asing.

Pada Agustus 2025, ia menuai kritik setelah mengunggah peringatan mengenai wanita berkemasyarakat sekitarnegaraan China yang dinilainya kerap berbohong dan bersikap agresif ketika ditegur.

Pernyataan itu menciptakan musisi Takashi Nakagawa dari grup rock Soul Flower Union mengecam unggahan tersebut.

Nakagawa mendesak Wali Kota Nara mempertimbangkan tindakan terhadap Hezuma lantaran menilai pernyataan itu sebagai hasutan diskriminasi yang terang-terangan.

Kritik tersebut muncul ketika Hezuma tengah dikenal melalui aktivitas patroli di Taman Nara demi menegur wisatawan yang diduga menjalankan tindakan tidak pantas terhadap rusa.

Pada akhir Agustus 2025, Hezuma kembali memicu perdebatan setelah mengunggah foto seorang pria yang tampak menunggangi rusa.

Hezuma menyertakan kalimat yang mengaitkan tindakan tersebut bersama masyarakat sekitar China.

Dikutip dari ITmedia AI+, unggahan itu menjadi kontroversi setelah sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan keaslian gambar dan menduga foto tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau AI.

Terbaru di unggahan akun sosial media miliknya terkait kasus viral turis Indonesia, Hezuma dalam pernyataannya juga menuliskan kata diduga rasis yakni, kelompok hijab.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *