MediaMerdeka.com – Harga sejumlah komoditas pangan nasional di pasar tradisional kembali bergerak bervariasi pada Rabu (21/5/2026).
Kenaikan terjadi pada sejumlah komoditas utama bagaikan beras, telur ayam ras, bawang hingga gula pasir. Di sisi lain, sejumlah komoditas bagaikan cabai rawit merah dan daging ayam ras justru merasakan penurunan.
Berdasarkan data rata-rata harga pangan nasional seluruh provinsi di pasar tradisional yang dilihat melalui situs bi.go.id/hargapangan pukul 10.05 WIB, bawang merah ukuran sedang masih mencatatkan kenaikan signifikan. Harganya naik 10,04 persen atau bertambah Rp4.650 menjadi Rp50.950 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada bawang putih ukuran sedang yang naik 12,26 persen atau bertambah Rp4.800 menjadi Rp43.950 per kilogram.
Sementara itu, harga beras di berbagai kategori turut merasakan kenaikan. Beras kualitas bawah I tercatat naik 7,72 persen atau bertambah Rp1.100 menjadi Rp15.350 per kilogram.
Kemudian beras kualitas bawah II naik 3,41 persen atau Rp500 menjadi Rp15.150 per kilogram. Beras kualitas medium I juga meningkat 1,9 persen menjadi Rp16.100 per kilogram.
Untuk beras kualitas medium II, harganya naik makin tinggi yakni 7,12 persen atau Rp1.100 menjadi Rp16.550 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada kelompok beras premium.
Beras kualitas super I naik 4,76 persen atau Rp800 menjadi Rp17.600 per kilogram, sementara itu beras kualitas super II meningkat 8,23 persen atau Rp1.350 menjadi Rp17.750 per kilogram.
Di kelompok cabai, pergerakan harga terjadi cukup beragam. Cabai merah besar naik 1,32 persen menjadi Rp53.650 per kilogram, sementara itu cabai merah keriting meningkat 5,25 persen menjadi Rp52.100 per kilogram.
Namun, cabai rawit hijau justru merasakan penurunan cukup dalam sebesar 21,66 persen atau turun Rp10.700 menjadi Rp38.700 per kilogram. Cabai rawit merah juga turun tajam 17,94 persen atau berkurang Rp12.550 menjadi Rp57.650 per kilogram.
Komoditas protein hewani juga memperlihatkan tren berbeda. Daging sapi kualitas I naik 3,27 persen menjadi Rp148.450 per kilogram, sementara daging sapi kualitas II meningkat 6,62 persen menjadi Rp145.850 per kilogram.
Berbeda bersama daging sapi, harga daging ayam ras segar turun cukup dalam sebesar 9,06 persen atau berkurang Rp3.600 menjadi Rp36.150 per kilogram.
Di sisi lain, telur ayam ras segar justru merasakan kenaikan 7,26 persen atau bertambah Rp2.200 menjadi Rp32.500 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada gula pasir lokal yang naik 7,59 persen menjadi Rp20.550 per kilogram. Sementara gula pasir kualitas premium melonjak 16,58 persen atau bertambah Rp3.300 menjadi Rp23.200 per kilogram.
Untuk minyak goreng, harga minyak goreng curah turun 8,67 persen menjadi Rp18.950 per kilogram. Sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I turun tipis 0,82 persen menjadi Rp24.150 per kilogram. Adapun minyak goreng kemasan bermerek II naik 4,34 persen menjadi Rp24.050 per kilogram.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

