BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membeberkan pihaknya masih mendalami penyebab dana Rp311,2 miliar sempat mengalir ke ratusan rekening Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bermasalah semasih belum akhirnya dikembalikan ke kas negara.

Menurut Sudaryono, BGN menduga pengiriman dana tersebut melibatkan oknum internal pada periode semasih belumnya. Namun, hingga kini motif di balik penyaluran dana itu masih dalam proses pendalaman.

“Kami menduga kenapa uang dapat ke rekening di mana dapur itu rekeningnya dobel, atau dapur itu masih belum beroperasi, kami menduga ada oknum-oknum terdahulu di dalam BGN yang lalu mengirimkan ini (uang),” kata Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Ia menerangkan terdapat dua dugaan motif yang sedang ditelusuri. Pertama, adanya unsur kesengajaan demi menjalankan tindak pidana. Kedua, kebarangkalian pengiriman dana dilakukan demi meningkatkan angka serapan anggaran BGN.

Menurut dia, praktik tersebut berpotensi menciptakan realisasi anggaran BGN terlihat makin tinggi berakibat seolah-olah memperlihatkan kinerja lembaga yang baik.

“Jadi anggarannya terserap sejumlah, jadi lalu serapan di BGN-nya tinggi berakibat supaya bila dicek itu kira-kira serapan tinggi itu merupakan sama bersama prestasi yang baik dari sebuah lembaga. Itu kami sedang mendalami ini,” katanya.

Meski demikian, Sudaryono masih belum dapat mengonfirmasi apakah rekening maupun SPPG yang ditemukan bermasalah memiliki keterkaitan bersama aparatur negara BGN periode semasih belumnya yang pada saat ini tengah menyikapi persoalan hukum.

Ia menegaskan proses verifikasi dan penelusuran masih berlangsung, termasuk menelusuri pihak-pihak yang berada di balik rekening virtual account tersebut.

“Manakala ada indikasi mens rea, ada indikasi niat jahat demi nyuri, ngentit, atau nyolong tadi, maka ini kita serahkan kepada penegak hukum,” tegas Sudaryono.

Semasih belumnya, BGN mengumumkan telah mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan 414 SPPG yang memiliki rekening ganda, masih belum beroperasi, atau tidak sesuai bersama hasil verifikasi. Temuan itu diperoleh dari penyisiran terhadap ribuan rekening virtual account yang digunakan dalam penyaluran dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *