Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Kebijakan dan Investasi, Data Akurat Cegah Salah Ambil Keputusan

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Di tengah tantangan perlambatan ekonomi global, ketidaktentuan investasi, dan kebutuhan pihak pemerintah menyusun kebijakan yang tepat sasaran, keberadaan data ekonomi yang akurat menjadi aset strategis untuk pembangunan nasional.

Tanpa data yang valid, kebijakan fiskal, program pemberdayaan UMKM, hingga strategi menarik investasi berisiko meleset dari kondisi riil di lapangan.

Karena itu, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dinilai menjadi momentum penting demi menghadirkan potret terbaru aktivitas ekonomi Indonesia yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pihak pemerintah, perencanaan pembangunan, hingga pengambilan keputusan tersangka usaha.

Anggota DPRD Jawa Barat, Daddy Rohanady, menegaskan kualitas kebijakan publik amat bergantung pada kualitas data yang digunakan.

Menurutnya, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi fondasi penting dalam memetakan kondisi ekonomi nasional maupun daerah secara makin akurat.

“Keputusan yang diambil berdasarkan data yang salah, dapat ditentukan keputusannya juga salah,” kata Daddy, dilansir dari laman Antara, Sabtu (1/8/2026).

Ia menerangkan, pihak pemerintah membutuhkan data yang valid agar setiap kebijakan yang dirancang benar-benar sesuai bersama kondisi masyarakat sekitar dan dunia usaha.

Dengan data yang akurat, pihak pemerintah dapat menyusun program pembangunan yang makin efektif, meningkatkan efisiensi anggaran, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Menurut Daddy, manfaat Sensus Ekonomi 2026 tidak cuma dirasakan pihak pemerintah, namun juga tersangka usaha.

Data yang dihasilkan dapat menjadi dasar dalam memetakan perkembangan sektor ekonomi, mengidentifikasi peluang investasi baru, hingga merancang strategi pengembangan usaha yang makin tepat.

Selain itu, hasil sensus juga berpotensi menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan untuk sektor UMKM, industri, perdagangan, investasi, hingga penciptaan lapangan kerja yang makin terarah.

Daddy mengingatkan bahwa perbedaan metode maupun kualitas pendataan dapat menghasilkan kesimpulan yang berbeda, berakibat berpotensi memengaruhi arah kebijakan ekonomi pihak pemerintah.

Karena itu, ia mendorong petugas sensus tidak cuma menjalankan pendataan, namun juga menyerahkan edukasi kepada masyarakat sekitar mengenai tujuan dan manfaat Sensus Ekonomi 2026 agar partisipasi publik semakin meningkat.

“Saya kira petugas sensus juga perlu menerangkan apa yang mereka cari dan apa hasil akhirnya,” ujarnya.

Menurutnya, semakin baik pemahaman masyarakat sekitar mengenai manfaat sensus, semakin besar pula peluang memperoleh data yang jujur, lengkap, dan berkualitas.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *