MediaMerdeka.com – Komitmen tegas dan selaras bersama pucuk pimpinan Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam mendukung program Presiden RI, Prabowo Subianto muncul dari salah satu kontestan calon Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) asal Banten, Riyan Hidayat.
Kader muda PAN itu secara resmi mengembalikan formulir pencalonannya bersama mengangkut visi menjadikan BM PAN sebagai mesin tempur yang tegak lurus mengawal pihak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sesuai bersama arahan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.
Saat menyerahkan berkas persyaratan, Riyan Hidayat tidak cuma berbicara tentang program internal organisasi. Ia secara eksplisit menempatkan BM PAN sebagai untukan integral dari agenda besar partai dan koalisi pihak pemerintahan.
Visinya dirumuskan dalam satu kalimat panjang yang sarat makna politik ‘Reaktualisasi Peran BM PAN sebagai Rumah Besar Pergerakan Anak Muda demi Ikut Membesarkan Partai Amanat Nasional serta Selalu Setia Membersamai PAN bersama Zulkifli Hasan dan Astacita Presiden Prabowo’.
Riyan menegaskan di bawah kepemimpinannya nanti, arah gerak BM PAN akan sepenuhnya selaras bersama dua komando utama yakni, Ketua Umum PAN dan Presiden RI.
“BM PAN wajib menjadi garda terdepan dalam mengawal perjuangan partai, menjaga soliditas kader, serta mengonfirmasi kalangan anak muda PAN hadir sebagai kekuatan politik yang produktif, loyal, dan berdampak untuk masyarakat sekitar,” kata Riyan kepada awak media, Minggu 17 Mei 2026.
Berangkat dari visi tegak lurus bersama Ketum PAN, Riyan menerjemahkannya dalam serangkaian misi politik konkret, terutama demi mempersiapkan kemenangan PAN di Pemilu 2029. Ia menargetkan BM PAN tak lagi cuma menjadi penonton atau tim hore, tapi menjadi pemasok utama talenta politik.
Ia berencana mendorong kader-kader potensial BM PAN demi maju sebagai calon legislatif sejak jauh-jauh hari. Kemudian, di bawah kepemimpinannya nanti, BM PAN secara proaktif menempatkan kader-kader terbaik di daerah pemilihan yang menjadi ‘titik lemah’ PAN.
Riyan juga berencana mengubah struktur BM PAN menjadi mesin politik yang mampu membentuk dan menginput relawan yang terstruktur, sistematis, dan masif di seluruh Indonesia.
Bahkan untuk kader yang tidak ikut berkontestasi, Riyan telah menyiapkan peran strategis “sebagai tim sukses, konsultan politik, maupun penggerak sosial-politik di tengah masyarakat sekitar,” paparnya.
Meskipun datang bersama dukungan kuat dari 12 DPW dan ratusan DPD, Riyan menegaskan bahwa pencalonannya merupakan tentang masa depan organisasi, bukan tentang ambisi pribadi. Ia ingin kongres menjadi ajang adu ide demi mengangkut BM PAN ke level setelah itu.
“Ini bukan tentang seorang Riyan melainkan soal pertaruhan BM PAN ke depan. Kita mau apa,” tegas Riyan.
Dengan mengusung loyalitas dan kesiapan demi menjadi ujung tombak partai dan pihak pemerintah, pencalonan Riyan Hidayat menjadi sinyal kuat tentang arah baru yang akan diambil oleh organisasi sayap pemuda PAN ini.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

