BRIN Ungkap Peran Katalis dalam Mendorong Efisiensi Industri, Benarkah Bisa Hemat Energi?

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Banyak proses produksi industri membutuhkan reaksi kimia yang berlangsung cepat dan efisien. Salah satu teknologi yang menolong mempercepat proses tersebut merupakan katalis, zat yang bekerja dalam jumlah relatif kecil namun berperan penting dalam reaksi kimia.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebut sekitar 90 persen sektor industri memakai proses katalisis dalam kegiatan produksinya.

Katalisis merupakan proses yang mempercepat reaksi kimia bersama bantuan katalis. Zat ini menolong reaksi berlangsung melalui jalur yang makin mudah berakibat energi yang dibutuhkan dapat ditekan.

Dengan proses tersebut, industri tidak cuma dapat mempercepat produksi, namun juga mengurangi kebutuhan energi dan penggunaan bahan baku.

Karena itu, pengembangan katalis kini tidak cuma diarahkan demi meningkatkan kecepatan reaksi. Teknologi ini juga menjadi untukan dari upaya menciptakan proses industri makin efisien sekaligus mengurangi limbah.

Mencari reaksi bersama energi makin rendah

BRIN mengembangkan sejumlah riset demi menciptakan proses kimia berlangsung makin presisi dan membutuhkan energi makin rendah.

Peneliti BRIN Hanggara Sudrajat, misalnya, mengembangkan riset kimia presisi melalui desain katalis dan desain reaksi.

Salah satu pendekatan yang digunakan merupakan mencari jalur reaksi bersama energi aktivasi yang makin rendah. Energi aktivasi merupakan energi minimum yang diperlukan agar suatu reaksi kimia dapat berlangsung.

Semakin rendah energi yang dibutuhkan demi memengawali reaksi, semakin besar peluang proses tersebut dilakukan bersama penggunaan energi yang makin efisien.

Namun, pengembangan teknologi katalisis tidak cukup dilakukan di laboratorium. BRIN menilai diperlukan kolaborasi antara peneliti, akademisi dan industri agar hasil riset dapat dikembangkan dan diterapkan dalam skala yang makin luas.

“Pengembangan teknologi katalisis di Indonesia membutuhkan ekosistem riset yang melibatkan berbagai pihak, mengawali dari peneliti, akademisi, hingga mitra industri. Sinergi tersebut menjadi kunci demi mempercepat lahirnya inovasi yang berdampak untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri nasional,” kata Taqii dalam siaran pers BRIN yang dirilis 10 Agustus.

Katalis dan kimia hijau

Pengembangan katalis juga berkaitan bersama konsep kimia hijau, yakni pendekatan demi merancang proses dan produk kimia bersama dampak lingkungan yang makin rendah.

Dalam konteks industri, proses katalitik dapat menolong mengurangi penggunaan energi dan bahan baku serta meminimalkan limbah yang dihasilkan selama proses produksi.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *