MediaMerdeka.com – Penemuan ratusan senjata di sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menghebohkan publik.
Sesejumlah 995 pucuk senjata ditemukan dalam sebuah ruangan, memicu perhatian aparat dan masyarakat sekitar.
Berdasar foto barang bukti yang beredar, terlihat sejumlah pistol dan airsoft gun tersusun di dalam kotak-kotak styrofoam yang telah dibuka.
Di sekelilingnya tampak karung-karung besar yang juga diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan.
Temuan itu merupakan untukan dari pengungkapan 995 pucuk senjata beserta amunisinya yang semasih belumnya ditemukan di ruangan yayasan tersebut.
Barang bukti terdiri dari 776 pucuk air rifle, 215 pistol, dan empat senapan kaliber 4,5 milimeter.
Berikut lima fakta kasus temuan 995 senjara di sekolah swasata Jakarta
Ratusan Senjata Diklaim Legal
Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin, Alhadid Endar Putra, menegaskan bahwa ratusan senjata tersebut memiliki izin resmi dari Polri.
“Betul, milik Lokta dan legal,” ujarnya dinukil dari Antara.
Ia menyebut senjata itu terdaftar dalam izin resmi sejak 2008.
Mayoritas Hanya Airsoft Gun dan Suku Cadang
Alhadid menerangkan seuntukan besar senjata yang ditemukan bukan senjata api aktif.
“Sesejumlah 995 senjata seluruhnya merupakan airsoft dan seuntukan besar berupa suku cadang,” katanya.
Ia mengimbuhkan sejumlah di antaranya telah tidak dapat digunakan.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

