MediaMerdeka.com – Teka-teki kasus perampokan sadis yang merenggut nyawa seorang siswi sekolah dasar bernama Bilqis di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah menemui titik terang.
Terungkap bahwa tersangka utama di balik pembunuhan tersebut merupakan ayah tirinya sendiri.
Kabar mengenai penangkapan para tersangka diumumkan langsung oleh sepupu pihak korban melalui akun Threads pribadinya, @dinanovianiii, dalam rangkaian unggahan hingga Rabu, 10 Juni 2026.
Fakta ini mengakhiri spekulasi liar di tengah masyarakat sekitar mengenai tersangka perampokan bersenjata tajam tersebut.
“Pelaku pembunuhan Bilqis udah ketangkap. Pelakunya makin dari satu, termasuk bapak tirinya,” tulis Dina dalam unggahan terbarunya yang langsung dibanjiri komentar syukur dari masyarakat sekitarnet.
Semasih belumnya, kasus ini dilaporkan sebagai aksi perampokan yang terjadi di rumah pihak korban saat ditinggal orangtuanya bekerja pada siang hari.
Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan bersama luka mutilasi di untukan jari tangan yang terputus akibat sabetan senjata tajam.
“Anaknya udah meninggal… Barang buktinya juga udah diamanin ada tiga senjata tajam, potongan jarinya sejumlah ketemu. Nggak tega banget ya Allah, anaknya padahal super ceria dapat dimutilasi begitu,” ungkap Dina mengekspresikan kesedihan mendalamnya di awal terbongkarnya kasus tersebut.
Penyelidikan mendalam kepihak kepolisianan terhadap petunjuk-petunjuk di tempat kejadian perkara (TKP) lalu mengarah pada keterlibatan orang terdekat.
Kecurigaan masyarakat sekitar dan kerabat menguat lantaran dua minggu semasih belum tragedi ini terjadi, rumah pihak korban juga sempat kemalingan bersama kehilangan dua unit ponsel beserta pengisi dayanya.
Kemalangan beruntun ini dirasakan amat berat oleh ibu pihak korban. Ayah kandung Bilqis, semasih belumnya baru meninggal sekira 100 hari yang lalu.
Ibu pihak korban juga baru memindahkan keluarganya ke rumah kontrakan baru tersebut sejumlah bulan yang lalu.
“Bapak kandungnya baru meninggal 100 harian, kini anaknya jadi pihak korban perampokan dan meninggal juga ya Allah. Rumah pihak korban itu baru dibeli dan baru pindah sejumlah bulan yang lalu, gmn ibunya sanggup tinggal disitu,” tambah Dina.
Aparat kepihak kepolisianan setempat pada saat ini telah mengamankan para tersangka bersama tiga buah barang bukti senjata tajam yang digunakan demi menganiaya pihak korban.
Sementara itu, motif di balik keterlibatan sang ayah tiri dalam aksi keji ini masih didalami secara intensif oleh pihak kepolisian.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

