Danantara Belum Juga Rilis Laporan Keuangan 2025

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Danantara Indonesia menyebutkan seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di dalam ekosistemnya telah merampungkan laporan keuangan tahun buku 2025. Tetapi Danantara sendiri masih belum akan mengumumkan laporan keuangannya.

Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara, Rohan Hafas di Jakarta, Kamis (2/7/2026) menyebutkan Laporan Keuangan Konsolidasian 2025 Danantara Indonesia masih berada dalam proses penyelesaian sesuai tahapan audit yang berlaku, dan akan disampaikan setelah seluruh proses audit berakhir sesuai bersama ketentuan peraturan perundang-undangan.

Meski demikian Rohan tidak merinci kapan tepatnya Danantara akan mengumumkan laporan keuangan 2025 ke publik.

Semasih belumnya pada Juni lalu koalisi masyarakat sekitar sipil telah mendesak Danantara demi merilis laporan kinerja tahunan 2025, laporan keuangan tahun 2025, dan laporan keuangan triwulan pertama 2026.

Tetapi hingga pada saat ini laporan-laporan tersebut masih belum juga dibuka ke publik. Alhasil transparansi Danantara terus dipertanyakan.

Laporan keuangan BUMN

Di sisi lain Rohan menerangkan demi pada saat ini, berdasarkan laporan keuangan seluruh BUMN, ada sejumlah korporasi yang tumbuh positif pada periode April 2025 hingga April 2026.

Beberapa contoh korporasi BUMN yang mencatatkan kinerja positif periode April 2025-April 2026, diantaranya PT Pertamina mencatatkan peningkatan laba 80 persen year on year (yoy) menjadi Rp24,9 triliun per April 2026, dan PT Pupuk Indonesia mencatatkan peningkatan laba 202 persen (yoy) menjadi Rp3,2 triliun per April 2026.

Lalu, Pelindo mencatatkan peningkatan laba 169 persen (yoy) menjadi Rp900 miliar per April 2026, dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatatkan peningkatan laba 15 persen (yoy) menjadi Rp21,2 triliun pada April 2026

Kemudian, PT Krakatau Steel Tbk mencatatkan laba Rp635 miliar pada April 2026 dari semasih belumnya rugi Rp981 miliar, dan PT Kimia Farma Tbk mencatatkan laba Rp108 miliar pada April 2026 dari semasih belumnya rugi Rp160 miliar.

BUMN yang mencatatkan laba dari semasih belumnya rugi tersebut seiring aksi restrukturisasi dan capital support dari PT Danantara Asset Management (DAM)

Selain peningkatan kinerja laporan keuangan, Danantara juga telah mengawali merealisasikan mandat investasinya, melalui sejumlah investasi strategis yang didanai antara lain dari dividen BUMN yang diterima pada tahun 2025.

“Seuntukan dividen tersebut dialokasikan demi mendukung proyek-proyek yang memiliki nilai strategis untuk pembangunan nasional dan diharapkan mampu menciptakan manfaat ekonomi jangka panjang,” ujar Rohan.

Beberapa investasi strategis yang telah dijalankan, diantaranya pengembangan ekosistem Haji dan Umrah Indonesia di Makkah, demi meningkatkan kualitas layanan untuk jemaah Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem haji global.

Kemudian, proyek Waste-to-Energy (WTE) yang mendukung pengelolaan sampah secara berkelanjutan, meningkatkan ketahanan energi, dan mendorong transisi menuju ekonomi hijau.

“Seluruh investasi tersebut dilaksanakan bersama mengedepankan prinsip tata kelola yang baik, disiplin investasi, pengelolaan risiko yang prudent, serta orientasi pada penciptaan nilai jangka panjang untuk negara dan masyarakat sekitar,” ujar Rohan.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *