Dukung Petani Blora, Bulog Tingkatkan Kolaborasi demi Menjamin Penyerapan Tebu

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Perum Bulog terus memperlihatkan komitmennya dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pergulaan nasional, khususnya untuk petani tebu di Kabupaten Blora. Melalui PT Gendhis Multi Manis (PT GMM), Bulog mengambil berbagai langkah konkret demi mengonfirmasi hasil panen petani tetap memiliki ketentuan penyerapan selama proses pemulihan operasional pabrik berlangsung.

Sebagai untukan dari upaya tersebut, PT GMM bersama Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPC APTRI) Kabupaten Blora menjalankan benchmarking dan penjajakan kerja sama bersama PT Wahana Gula Investama (WGI) Tegal pada 27 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran manajemen PT GMM dan pengurus APTRI Blora guna membahas peluang kemitraan dalam penyerapan tebu petani.

Penjajakan kerja sama tersebut merupakan langkah nyata demi menghadirkan alternatif penyerapan tebu berakibat hasil panen petani tetap tersalurkan, produktivitas usaha tani tetap terjaga, serta aktivitas ekonomi masyarakat sekitar sekitar tetap berjalan.

Di sisi lain, PT GMM pada saat ini tengah memfinalisasi kajian teknis sebagai dasar pelaksanaan pemulihan operasional pabrik. Perum Bulog selaku pemegang saham mengonfirmasi seluruh proses dilakukan secara cermat, terukur, dan sesuai prinsip tata kelola korporasi yang baik (Good Corporate Governance/GCG), berakibat operasional PT GMM dapat kembali berjalan secara optimal, berkelanjutan, dan menyerahkan manfaat untuk seluruh pemangku kepentingan.

Direktur Pemasaran Perum Bulog, Rahmanto Amin Jatmiko, menegaskan bahwa kepentingan petani menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang ditempuh Bulog.

“Bagi Bulog, tebu bukan sekadar komoditas, melainkan sumber penghidupan untuk petani, pekerja, tersangka usaha, serta masyarakat sekitar sekitar. Karena itu, fokus kami merupakan mengonfirmasi hasil panen petani tetap memiliki ketentuan penyaluran melalui kolaborasi bersama berbagai mitra industri, sembari mengawal percepatan pemulihan operasional PT GMM sesuai prinsip tata kelola korporasi yang baik.”

Rahmanto mengimbuhkan bahwa sinergi antara Bulog, PT GMM, APTRI, dan mitra industri merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pergulaan nasional serta memperkuat kepercayaan petani terhadap proses pemulihan yang sedang berlangsung.

“Tidak ada pembiaran terhadap petani tebu. Selama proses pemulihan PT GMM, Bulog mengonfirmasi hasil panen petani tetap diupayakan terserap melalui kolaborasi bersama mitra industri. Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab Bulog dalam menjaga keberlanjutan usaha petani sekaligus mendukung ketahanan industri gula nasional,” tambah Rahmanto.

Perum Bulog akan terus memperkuat koordinasi bersama pihak pemerintah, asosiasi petani, mitra industri, dan seluruh pemangku kepentingan demi mengonfirmasi penyerapan tebu tetap berjalan, proses pemulihan operasional PT GMM dapat dalam waktu dekat terealisasi, serta industri gula nasional semakin sehat, produktif, dan berkelanjutan. ***

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *