MediaMerdeka.com – Presiden Rusia Vladimir Putin kembali memicu ketegangan di kawasan Eropa setelah melontarkan peringatan keras kepada dua negara anggota NATO, Latvia dan Lithuania.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia dan aliansi militer Barat terkait situasi keamanan di kawasan Baltik.
Putin merespons pernyataan Menteri Luar Negeri Lithuania, Kstutis Budrys, yang semasih belumnya menyebut NATO perlu memperlihatkan kemampuannya demi menembus Kaliningrad, wilayah Rusia yang berada di pesisir Laut Baltik dan terpisah dari daratan utama Rusia.
Menanggapi pernyataan tersebut, Putin bagaikan dilansir dari The Guardian, menegaskan bahwa Moskow akan memandang setiap ancaman terhadap keamanan nasionalnya sebagai target yang sah demi diserang.
Dalam kesempatan yang sama, Putin juga menyinggung laporan intelijen Rusia yang menuduh Ukraina mengirim operator drone ke wilayah Latvia.
Meski tidak membeberkan bukti secara rinci, Kremlin kembali menegaskan posisinya terkait ancaman dari negara-negara yang dianggap mendukung aktivitas yang merugikan Rusia.
Menurut Putin, setiap lokasi yang dinilai menimbulkan ancaman langsung terhadap kepentingan keamanan Rusia dapat menjadi sasaran tindakan militer.
Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian internasional lantaran Latvia dan Lithuania merupakan anggota penuh NATO.
Berdasarkan Pasal 5 NATO, serangan terhadap satu negara anggota dapat dianggap sebagai serangan terhadap seluruh aliansi.
Ancaman terbaru dari Kremlin muncul saat hubungan Rusia dan Barat masih berada pada titik terendah sejak dimengawalinya konflik Ukraina.
Sejumlah negara NATO dalam sejumlah bulan terakhir meningkatkan kehadiran militer dan sistem pertahanan di kawasan Baltik sebagai langkah antisipasi terhadap potensi eskalasi.
Kaliningrad sendiri menjadi salah satu wilayah strategis Rusia di Eropa lantaran menampung berbagai aset militer penting, termasuk sistem rudal dan armada militer yang beroperasi di Laut Baltik.
Hingga kini masih belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah Latvia maupun Lithuania terkait pernyataan terbaru Putin.
Namun komentar tersebut diperkirakan akan kembali memanaskan hubungan Rusia bersama NATO dan menambah kekhawatiran mengenai stabilitas keamanan di kawasan Eropa Timur.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

