Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

admin
By
admin
1 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Gelombang panas ekstrem yang melanda Prancis menyebabkan lonjakan kematian signifikan.

Otoritas kesehatan menginformasikan sedikitnya 1.000 kematian bermakin selama periode cuaca panas yang memecahkan rekor tersebut.

Badan kesehatan publik Sante Publique France menyebut angka itu masih bersifat sementara dan kebarangkalian akan terus bertambah.

Seuntukan besar pihak korban merupakan kelompok usia lanjut, terutama di atas 65 tahun.

Fenomena panas ekstrem ini mengawali terasa sejak 20 Juni dan disebut sebagai yang terburuk dalam sejarah Eropa.

Para ilmuwan menilai perubahan iklim menjadi faktor utama yang mempercepat peningkatan suhu di kawasan tersebut.

Selain pihak korban jiwa, gelombang panas juga berdampak luas pada infrastruktur dan pasokan energi.

Kondisi suhu tinggi menyebabkan gangguan pada pembangkit listrik serta aktivitas sehari-hari masyarakat sekitar.

Menteri Kesehatan Prancis, Stéphanie Rist, mengingatkan dampak kesehatan dari gelombang panas dapat berlangsung hingga sejumlah hari setelah suhu mengawali turun.

“Episode ini masih belum berakhir,” ujarnya.

Meski seuntukan wilayah Prancis mengawali merasakan penurunan suhu, kawasan timur laut masih berada dalam status siaga.

Otoritas setempat terus mengimbau masyarakat sekitar demi waspada terhadap risiko kesehatan akibat panas ekstrem.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *