Indonesia International Financial Center Dimulai di Jakarta, Bali Disiapkan Jadi Hub Keuangan Global

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Pemerintah akan memengawali operasional Indonesia International Financial Center (IIFC) di Jakarta, semasih belum pusat keuangan bertaraf internasional tersebut beroperasi penuh di Bali. Masa transisi diperkirakan berlangsung selama dua hingga tiga tahun.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, menyebutkan Undang-Undang mengenai pembentukan Indonesia International Financial Center telah disetujui DPR. Presiden Prabowo Subianto juga telah menginstruksikan agar pelaksanaannya dalam waktu dekat ditindaklanjuti.

“Memang rencananya itu akan dibuat di Bali. Tapi perlu ada persiapan selama dua atau tiga tahun sampai itu menjadi satu financial center yang bertaraf internasional,” kata Rosan kepada wartawan di Kompleks Istana Kekepala negaraan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Selama masa persiapan tersebut, pihak pemerintah berencana mengoperasikan IIFC termakin dahulu di Jakarta.

“Nah, barangkali di masa transisi ini, dalam dua-tiga tahun ke depan, barangkali akan dibuat dulu di Jakarta selama masa transisi ini semasih belum nanti akan makin dikembangkan di sana, Jakarta dan juga di Bali,” ujarnya.

Menurut Rosan, pihak pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai kebutuhan agar pusat keuangan tersebut dapat beroperasi sesuai standar internasional. Persiapan itu mencakup penunjukan kepala daerah kawasan hingga pengelola kawasan oleh Presiden.

“Mungkin itu persiapan-persiapan termasuk persiapan demi penunjukan nanti oleh Bapak Presiden dari istilahnya kepala daerahnya, lalu pengelola kawasan, dan yang lain-lainnya,” ucapnya.

Rosan membeberkan, antusiasme investor terhadap pembentukan IIFC cukup tinggi. Beberapa hari lalu, ia mengaku bertemu bersama 11 investor yang berasal dari kalangan family office dan investor internasional di Bali.

“Saya juga ke Bali, bertemu bersama 11 para investor dari family office dan lainnya, dan responsnya telah amat-amat positif mengenai keberadaan financial center yang akan ada di Indonesia ini,” katanya.

Untuk mendukung operasional selama masa transisi di Jakarta, pihak pemerintah berencana memanfaatkan Gedung Danareksa.

“Kebetulan gedung bila Jakarta kita akan memakai salah satu gedung kita. Kebetulan itu Gedung Danareksa, itu merupakan gedung baru juga, dan itu rencananya kita akan pergunakan pada saat kita men-setup financial center di Jakarta dulu,” ujar Rosan.

Ia mengimbuhkan, Danantara akan berperan sebagai pengembang kawasan. Sementara operasional IIFC nantinya akan dipimpin oleh ketua kawasan dan kepala daerah yang ditunjuk pihak pemerintah.

“Danantara sebagai pengembang kawasan. Tapi financial center itu sendiri nanti akan dipimpin oleh ketua kawasan dan juga kepala daerahnya yang akan men-setup seluruh perangkat yang dibutuhkan agar financial center itu dapat berfungsi bersama baik dan benar,” kata Rosan.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *