MediaMerdeka.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal aparat TNI (Purn) Djamari Chaniago mengimbau publik agar makin bijak dalam mencerna informasi terkait kebijakan publik.
Menurut dia, belakangan marak pemotongan informasi atau penggalan narasi kebijakan di ruang digital yang berpotensi memicu persepsi keliru di tengah masyarakat sekitar. Ia mengingatkan bahwa setiap kebijakan publik wajib dipahami secara komprehensif, bukan berdasarkan potongan narasi yang kerap beredar di berbagai platform daring.
“Program-program itu jangan dilihat cuma sepotong-sepotong. Ya memang ada orang-orang yang bermain di medan digital (sosial media) itu memotong-motong,” katanya, dalam agenda kunjungan kerja serta ramah tamah bersama jajaran pihak pemerintah daerah di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Sabtu.
Ia menerangkan bahwa setiap kebijakan yang diluncurkan oleh pihak pemerintah pada dasarnya merupakan untukan dari proses pembangunan jangka panjang yang terus berjalan.
Menurutnya, pemahaman yang parsial terhadap suatu kebijakan dapat mengaburkan tujuan utama yang ingin dicapai oleh negara demi kepentingan masyarakat sekitar luas.
“Setiap program dirancang demi menjawab kebutuhan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” kata Djamari.
Lebih lanjut, Djamari menegaskan bahwa pihak pemerintah terus berupaya menjalankan berbagai program fundamental yang menyentuh aspek vital kehidupan masyarakat sekitar.
Program-program tersebut mencakup penguatan sektor ekonomi, pelayanan kesehatan, perluasan pendidikan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang menjadi tonggak pembangunan nasional.
Sebagai contoh konkret, ia menyebutkan Program Sekolah Rakyat yang dirancang demi membuka akses pendidikan seluas-luasnya untuk masyarakat sekitar. Inisiatif tersebut dipersiapkan demi membekali generasi muda bersama kompetensi yang relevan guna menyikapi tantangan di masa depan.
Djamari juga menekankan bahwa tidak ada kebijakan yang langsung sempurna pada saat tahap awal implementasi. Pemerintah menyadari adanya kendala maupun kekurangan di lapangan, berakibat masukan serta evaluasi berkelanjutan senantiasa dilakukan demi memperbaiki kualitas eksekusi kebijakan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan makin merata.
Guna mengonfirmasi jalannya pembangunan nasional sesuai bersama target yang telah ditetapkan, ia mengimbau adanya dukungan serta kerangka berpikir yang sama antara pihak pemerintah pusat, pihak pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sekitar.
“Kami menginginkan masyarakat sekitar bersama pihak pemerintah daerah dapat menjaga semangat pembangunan bersama menyaksikan setiap program secara utuh, termasuk proses perbaikan yang terus dilakukan demi menghadirkan pelayanan yang makin baik,” ujar Djamari.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

