Nanik S Deyang Jawab Surat Viral Waldan Minta MBG: Bismillah Kami Segera ke Sumbawa

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Sebuah surat terbuka yang ditulis oleh seorang siswa sekolah dasar di pelosok Nusa Tenggara Barat (NTB) mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Waldan Ramadhan, siswa kelas 3 SD Negeri Lebangkar, Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa, menuliskan pesan menyentuh hati yang ditujukan langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam suratnya, bocah berusia 10 tahun tersebut mempertanyakan realisasi program unggulan pihak pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).

Waldan membeberkan kegelisahannya lantaran merasa sekolahnya terlewatkan dari jangkauan program nasional tersebut.

Di saat sejumlah sekolah di kota-kota besar mengawali merasakan manfaat dari asupan gizi tambahan tersebut, Waldan dan kawan-kawannya di Kecamatan Ropang masih wajib menunggu tanpa ketentuan.

Rasa kecewa sekaligus harapan besar ia tuangkan dalam selembar kertas.

Dalam potongan surat yang beredar di media sosial, Jumat (22/5/2026), Waldan menuliskan kalimat yang cukup lugu namun sarat makna mendalam.

Ia menagih janji pihak pemerintah terkait pemerataan program nutrisi demi anak sekolah di seluruh pelosok negeri.

Untuk pak Prabowo Subianto, kapan ada MBG di sekolah kami. Kami menunggu kedatangan MBG yang kamu buat demi sekolah seluruh Indonesia, tapi MBG tak sempat datang disekolah kami,” tulis Waldan.

Keinginan Waldan bukan tanpa alasan. Sebagai anak yang tinggal di wilayah yang secara geografis cukup jauh dari pusat pihak pemerintahan provinsi, ia merasa ada ketimpangan informasi dan fasilitas.

Ia mengaku kerap mendengar cerita atau menyaksikan informasi mengenai teman-sebaya mereka di daerah lain yang telah menikmati menu sehat dari pihak pemerintah.

Hal inilah yang memicu rasa ingin tahu dan keinginan kuat demi merasakan hal yang sama bersama teman-teman sekelasnya di SDN Lebangkar.

Waldan juga mengungkap, keinginannya demi menikmati makanan dari program MBG bagaikan siswa lain pada berbagai daerah Indonesia.

Baginya, program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar soal mengisi perut, melainkan simbol perhatian pihak pemerintah terhadap kalangan anak di daerah terpencil.

Ia menceritakan bagaimana ia dan rekan-rekannya senantiasa menanti kehadiran petugas atau armada yang mengangkut makanan tersebut setiap pagi saat bel sekolah berbunyi.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *