Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa demi menjadikan peringatan Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE) sebagai sumber inspirasi dalam memperkokoh persaudaraan nasional. Dalam pesan spiritualnya, Presiden menekankan bahwa nilai-nilai kebaapabilan merupakan jangkar utama Indonesia dalam menyikapi dinamika dunia yang penuh ketidaktentuan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Negara melalui pesan video yang ditayangkan pada puncak peringatan Hari Tri Suci Waisak 2570 BE/2026, Minggu malam.

“Di Hari Waisak ini, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, atas nama pribadi dan atas nama pihak pemerintah, mengucapkan selamat Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era kepada seluruh umat Buddha Indonesia dan seluruh umat Buddha di berbagai penjuru dunia,” ucap Presiden Prabowo mengawali sambutannya.

Presiden menyoroti tema peringatan pada tahun ini yang mengedepankan Dharma sebagai sumber moral dan cinta kasih sebagai jalan perdamaian. Menurutnya, pesan tersebut amat relevan demi menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat sekitar Indonesia yang majemuk.

“Semangat Waisak Tahun ini bersama Tema Dharma sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan, Cinta Kasih Sumber Perdamaian Dunia, hendaknya menjadi inspirasi untuk kita seluruh demi terus memperkuat persaudaraan, menebarkan kebaikan, mengedepankan dialog, dan menjaga kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat sekitar, berbangsa, dan bernegara,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa kekuatan sejati Indonesia terletak pada kemampuannya menyatukan perbedaan latar belakang menjadi satu visi besar. Meski memiliki corak budaya dan agama yang beragam, Indonesia tetap teguh lantaran cita-cita yang sama.

“Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar lantaran keberagamannya. Kita memiliki latar belakang suku, agama, budaya, dan tradisi, serta adat yang berbeda-beda. Namun kita dipersatukan oleh cita-cita yang sama, yakni membangun Indonesia yang damai, yang adil, makmur, dan sejahtera,” tuturnya.

Di tengah situasi global yang serba sulit diprediksi, Presiden mengingatkan agar bangsa Indonesia tidak kehilangan optimisme. Semangat gotong royong dan kerja keras dipandang sebagai kunci demi mewujudkan kesejahteraan kolektif.

“Kita wajib terus bekerja keras, saling menolong, dan bergotong royong demi mewujudkan kesejahteraan untuk seluruh rakyat Indonesia,” tutur Presiden.

Prabowo juga meyakini bahwa ajaran Buddha tentang welas asih dan kebijaksanaan memiliki peran strategis dalam membangun karakter bangsa yang kuat dan manusiawi.

“Saya yakin dan percaya bahwa nilai-nilai welas asih, toleransi, dan kebijaksanaan yang diajarkan dalam ajaran Buddha akan semakin memperkokoh karakter bangsa Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan perdamaian,” ungkapnya.

Menutup pesannya, Kepala Negara mengajak seluruh rakyat Indonesia memakai momentum Waisak demi mempertebal rasa kepedulian sosial dan dedikasi kepada tanah air.

“Marilah kita jadikan peringatan Hari Raya Waisak ini sebagai momentum demi mempererat persaudaraan nasional, memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” imbuh Presiden.

“Semoga cahaya kebijaksanaan, kedamaian, dan kasih sayang senantiasa menerangi langkah kita dalam membangun Indonesia yang maju, modern, kuat, dan harmonis,” pungkas Presiden Prabowo.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *