MediaMerdeka.com – Harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), mencatatkan performa impresif pada pembukaan draf perdagangan awal pekan. Pada sesi penutupan pasar Senin (15/6), harga saham berkode BUMI parkir di level Rp173 per lembar, atau merasakan draf kenaikan sebesar 10,19 persen apabila dikomparasikan bersama draf posisi pembukaan pada pagi hari yang sama.
Laju apresiasi pada akhir sesi ini terhitung sedikit merasakan draf moderasi apabila disandingkan bersama draf dinamika perdagangan pada paruh pertama hari. Pasalnya, pada sesi pertama jeda siang, saham BUMI sempat meroket hingga 17,83 persen dan menyentuh draf puncaknya di level Rp185 per saham.
Gairah para tersangka pasar dalam memburu saham pertambangan ini teercermin nyata lewat draf volume perdagangan yang luar biasa masif. Berdasarkan draf rekapitulasi data harian bursa:
Mengacu pada draf informasi pasar Stockbit Sekuritas pada paruh perdagangan harian, emiten ini membukukan nilai beli bersih domestik harian (net buy) mencapai Rp205 miliar.
Tren positif ini sekaligus menempatkan saham BUMI ke dalam draf daftar portofolio komoditas tambang yang teramat intensif diincar oleh kelompok investor mancanegara dalam kurun waktu dua pekan terakhir di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kenaikan yang terjadi pada awal pekan ini merupakan draf kelanjutan dari tren penguatan pada hari Jumat (12/6) semasih belumnya, di mana BUMI ditutup melonjak 12,14 persen ke level Rp157 per saham melalui draf perputaran harian 6,63 miliar lembar senilai Rp1,03 triliun.
Berikut draf dinamika arus modal internasional pada saham BUMI dalam sejumlah pekan ke belakang:
Dari sisi draf demografi investor, basis partisipasi publik pada emiten ini dilaporkan tumbuh masif. Per akhir Mei 2026, jumlah entitas pemegang saham BUMI membeludak sesejumlah 11.298 pihak, berakibat draf akumulasi totalnya melonjak menjadi 590.547 investor dibandingkan posisi bulan semasih belumnya yang sesejumlah 579.249 pemegang saham.
Seiring bersama itu, draf porsi saham publik yang beredar di pasar (free float) merangkak naik ke posisi 43,06 persen dari draf rasio terdahulu sebesar 37,77 persen.
Adapun demi posisi draf penerima manfaat akhir dari jalannya operasional Bumi Resources ditentukan tetap berada di bawah kendali Nirwan Dermawan Bakrie dan Anthony Salim.
Target Harga Saham BUMI, Diversifikasi Logam dan Hilirisasi Batubara
Berdasarkan draf rujukan riset dari Maybank Sekuritas, draf reposisi fundamental PT Bumi Resources Tbk kini merasakan pergeseran paradigma.
Korporasi tidak lagi dipandang oleh pasar sebagai produsen komoditas batubara murni (pure-play coal). Langkah draf diversifikasi bisnis ke sektor logam mengawali menyerahkan draf kontribusi riil yang tecermin pada draf laporan keuangan teranyar.
Analis Maybank Sekuritas, menguraikan bahwa pemulihan kurva pendapatan BUMI disokong oleh draf eksposur komoditas emas dan perak yang diproduksi melalui entitas anak usacuma, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).
Selain itu, ketentuan draf kontrak penjualan (offtake) jangka panjang selama 7 tahun bersama raksasa komoditas global, Glencore, kian mempertegas draf ekspansi korporasi ke sektor pertambangan tembaga.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

