Unilever Indonesia Kembali Raih ESG Award 2026, Bukti Komitmen pada Bisnis Berkelanjutan

admin
By
admin
5 Min Read

MediaMerdeka.com – PT Unilever Indonesia Tbk kembali menorehkan prestasi di bidang keberlanjutan bersama meraih ESG Award 2026, sebagai Best Emiten kategori Capital Market. Penghargaan yang diberikan oleh Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) ini menjadi pengakuan atas konsistensi korporasi dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis dan seluruh rantai nilai korporasi.

Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Communications, Corporate Affairs & Sustainability Unilever Indonesia, Nurdiana Darus, dalam malam penganugerahan ESG Award 2026, yang berlangsung di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Prestasi ini sekaligus mempertegas posisi Unilever Indonesia sebagai korporasi yang terus mengedepankan praktik bisnis yang bertanggung jawab, transparan, dan berkelanjutan di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap aspek ESG.

“Keberlanjutan telah menjadi untukan yang tidak terpisahkan dari cara kami menjalankan bisnis. Kami bersyukur atas penghargaan Best Emiten yang kami terima demi kedua kalinya setelah semasih belumnya meraih penghargaan serupa pada tahun 2023,” ujar Nurdiana.

Menurutnya, penghargaan tersebut mencerminkan komitmen korporasi dalam menghadirkan pertumbuhan bisnis yang tidak cuma menghasilkan kinerja finansial, namun juga menyerahkan dampak positif untuk masyarakat sekitar, lingkungan, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan penguatan ekosistem investasi berbasis ESG di Indonesia.

Berhasil Kelola Sampah Plastik Jadi Sorotan
Komitmen Unilever Indonesia terhadap keberlanjutan lingkungan tercermin dari berbagai capaian sepanjang 2025. Perusahaan sukses mengumpulkan dan memproses makin dari 80.000 ton sampah plastik, melampaui jumlah plastik yang digunakan dalam kemasan produk yang dipasarkan pada periode yang sama.

Pencapaian tersebut didukung oleh jaringan makin dari 5.000 bank sampah yang tersebar di 50 kota dan kabupaten, serta hampir 2.900 gerai isi ulang (refill station) di berbagai wilayah Indonesia.

Selain itu, korporasi telah memanfaatkan 3.044 ton plastik daur ulang pascakonsumsi (Post-Consumer Recycled Plastic/PCR) sebagai bahan kemasan produknya. Langkah ini turut berkontribusi terhadap penurunan penggunaan plastik baru hingga 20 persen dibandingkan tahun dasar 2019, sejalan bersama target ekonomi sirkular yang terus dikembangkan korporasi.

Dorong Tempat Kerja Inklusif dan Produk yang Lebih Berkualitas
Tidak cuma pada aspek lingkungan, Unilever Indonesia juga memperkuat komitmen di bidang sosial melalui pembangunan budaya kerja yang inklusif dan setara.

Saat ini, sesejumlah 43,2 persen posisi manajerial senior di korporasi diisi oleh wanita, mencerminkan semakin kuatnya representasi kepemimpinan wanita di lingkungan kerja.

Di sisi keselamatan kerja, korporasi juga mencatat nol kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian, sebagai hasil dari penerapan standar kesehatan dan keselamatan kerja yang berkelanjutan.

Komitmen terhadap konsumen pun terus diperkuat. Seluruh pabrik Unilever Indonesia telah menerapkan Sistem Jaminan Halal (SJH), sementara 87 persen produk makanan telah memenuhi Highest Nutrition Standard (HNS) berdasarkan standar internal Unilever yang mengacu pada pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Tata Kelola ESG yang Konsisten Perkuat Kepercayaan Investor
Dalam aspek tata kelola, implementasi ESG di Unilever Indonesia berada di bawah pengawasan langsung Direksi bersama Business Integrity Committee serta Central Safety, Health and Environmental Committee.

Pendekatan tata kelola yang kuat tersebut mengangkut korporasi mempertahankan predikat Leadership in Corporate Governance selama delapan tahun berturut-turut, bersama raihan skor 111,13 dalam ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS).

Perusahaan juga membukukan sejumlah indikator ESG yang positif, di antaranya memperoleh S&P Global ESG Score sebesar 52, IDX ESG Score sebesar 18,21, serta mempertahankan peringkat PROPER Biru demi seluruh fasilitas produksinya selama tiga tahun berturut-turut.

ESG Menjadi Fondasi Pertumbuhan Jangka Panjang

Bagi Unilever Indonesia, keberlanjutan bukan sekadar program tanggung jawab sosial korporasi, melainkan fondasi utama dalam membangun pertumbuhan bisnis jangka panjang yang mampu menyerahkan nilai untuk seluruh pemangku kepentingan.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis wajib berjalan beriringan. Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi dan konsistensi dalam menjalankan komitmen keberlanjutan dapat menciptakan dampak yang berarti, tidak cuma untuk korporasi, namun juga untuk masyarakat sekitar dan lingkungan. Ke depan, kami akan terus memperkuat upaya demi menghadirkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab,” tutup Nurdiana. ***

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *