MediaMerdeka.com – Aktivitas belajar di wilayah terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan kembali dimengawali pada Senin (31/8/2026). Namun, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi proses belajar tidak serta-merta dilakukan bersama metode yang sama di seluruh sekolah.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyebutkan metode pembelajaran akan menyesuaikan kondisi masing-masing sekolah setelah gempa.
“Proses belajar akan dimengawali esok hari hari. Dari ini kami akan sampaikan proses belajar ini ada sejumlah metode tentunya. Ada tentu yang sekolah yang rusak, ini dapat jarak jauh. Tapi ketika sekolahnya telah masih bagus dan layak demi digunakan, tentu ini akan digunakan secara kelas atau pertemuan biasa,” kata Berton dalam konferensi pers virtual, Minggu (30/8/2026).
Artinya, sekolah yang bangunannya masih belum aman tidak akan dipaksakan kembali menggelar pembelajaran tatap muka. Sebaliknya, sekolah yang dinilai masih layak dapat digunakan demi kegiatan belajar secara langsung.
Gempa bumi M7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8/2026) dan berdampak cukup besar terhadap sektor pendidikan. BNPB semasih belumnya mencatat 1.378 satuan pendidikan terdampak di wilayah Flores, bersama 502 sekolah merasakan kerusakan berat. Dampaknya juga dirasakan oleh 177.678 siswa serta 21.166 guru dan tenaga kependidikan.
Pada fase awal penanganan, kegiatan belajar di sejumlah sekolah wajib dihentikan demi keselamatan. Data BNPB yang dirilis semasih belumnya mencatat 923 sekolah meliburkan kegiatan sementara, 171 sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh, 35 sekolah memakai ruang darurat, dan 30 sekolah masih dapat menjalankan pembelajaran tatap muka.
Kondisi tersebut terjadi lantaran kerusakan bangunan sekolah sekaligus ancaman gempa susulan. BNPB semasih belumnya menyebut pembelajaran dari rumah maupun tempat pengungsian dilakukan demi menghindari bangunan yang berpotensi roboh dan membahayakan siswa serta guru.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

