Siapa Anggota DPR RI yang Semprot Kalapas Cibinong dan Dirjenpas? Ini Profil Yanuar Arif Wibowo

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yanuar Arif Wibowo menjadi sorotan setelah mencecar jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakat sekitaran (Ditjenpas) serta pihak Lapas Cibinong terkait sel mewah dalam ruang rapat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI viral di media sosial.

Sebagai anggota Komisi XIII DPR RI, Yanuar Arif Wibowo tampil vokal mendesak pengusutan tuntas, jujur, dan transparan terkait skandal sel mewah atau klaster hunian mewah yang ditemukan di Lapas Kelas IIA Cibinong.

Aksi tegas Yanuar terekam saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi XIII DPR RI dan Ditjenpas di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Senin, 28 September 2026.

Tanpa basa-basi, Yanuar mencecar pihak lapas dan petinggi Ditjenpas ihwal kejanggalan pasca-sidak.

Ia mempertanyakan alasan mengapa sejumlah fasilitas mewah mengawali dari unit pendingin ruangan (AC), sofa, kulkas, pigura foto, hingga perangkat CCTV mendadak raib dan dibersihkan dari lokasi saat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakat sekitaran (Imipas) menjalankan peninjauan ulang dua hari setelah sidak Ombudsman.

Tak cuma itu, menyaksikan carut-marut pengawasan yang terus berulang, Yanuar secara terbuka mendesak Ditjenpas dan Inspektorat Jenderal Keaparatur negara kementerianan demi dalam waktu dekat merombak tata kelola kelembagaan, memperketat fungsi pengawasan internal, hingga mengevaluasi total penempatan CCTV di titik-titik krusial lapas.

Bahkan, ia juga secara tegas mendesak agar aparatur negara yang tidak sanggup menjalankan reformasi pemasyarakat sekitaran demi mundur dari jabatannya.

Profil dan Rekam Jejak Yanuar Arif Wibowo

Yanuar Arif Wibowo merupakan politikus kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 4 Januari 1978. Ia melenggang ke Senayan sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Fraksi PKS setelah meraup 31.438 suara dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah VIII pada Pemilu 2024.

Semasih belum aktif di kancah politik nasional, rekam jejak pendidikan dan organisasi Yanuar terbilang mentereng.

Ia menuntaskan masa kecil hingga remajanya di Surabaya, yakni SDN 3, SMPN 13, dan SMAN 16 Surabaya semasih belum akhirnya merantau ke ibu kota demi menempuh kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) dan lulus pada tahun 2010.

Jiwa kepemimpinannya telah ditempa sejak masa kuliah. Yanuar tercatat sempat aktif sebagai:

Semasih belum resmi mengenakan jas anggota dewan, pengalaman politik praktisnya di Senayan telah dimengawali jauh hari tatkala ia menjadi Asisten Anggota DPR RI pada periode 2004–2009.

Di luar kampus dan parlemen, aktivisme kepemudaan dan sosialnya amat kental.

Ia sempat menjabat sebagai Sekjen DPN Gema Keadilan (2005–2010), Sekretaris Majelis Pemuda Indonesia DPP KNPI (2007–2010), hingga Wakil Ketua Umum DPN Gema Keadilan (2008–2011).

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *