Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Polisi mengungkap kronologi seorang debt collector berinisial E yang secara paksa masuk ke dalam mobil pengendara hingga memicu pertikaian di depan Polsek Cengkareng, Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi menyebutkan peristiwa itu terjadi pada Jumat (21/8) sekira pukul 17.30 WIB.

Saat itu, tersangka E mendatangi seseorang di dalam mobil dan menyebutkan bahwa mobil tersebut masih belum dibayar selama tiga bulan.

“Kemudian terjadi cekcok mulut. Kemudian debt collector tersebut menyebutkan mobil ini telah tidak bayar selama tiga bulan,” kata Nasriadi kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/8/2026).

Nasriadi menyampaikan tersangka masuk ke dalam mobil demi menerangkan persoalan terkait kendaraan yang disebutnya menunggak pembayaran.

Keberadaan tersangka di dalam mobil menciptakan pemilik sekaligus pengemudi merasa ketakutan.

“Kemudian di mobil tersebut terjadi pembicaraan dan ancaman. Apabila mobil ini tidak berhenti atau tidak menuju ke kantor mereka, maka akan dilakukan ancaman kekerasan. Sehingga ketakutanlah si pemilik mobil dan driver mobil tersebut,” terang Nasriadi sebagaimana dilansir Antara.

Lantaran merasa takut, pengemudi lalu mengangkut persoalan tersebut ke kepihak kepolisianan dan menginformasikannya ke Polsek Cengkareng.

Menindaklanjuti laporan itu, pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 16.00 WIB, Polsek Cengkareng bersama Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat menjalankan penyelidikan demi mengetahui identitas tersangka.

Menurut Nasriadi, hasil penyelidikan mengangkut pihak kepolisian ke kantor tempat debt collector bekerja di wilayah Cengkareng.

Namun, persoalan itu ternyata kembali berlanjut pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 23.00 WIB. Nasriadi menyebutkan sejumlah rekan E datang ke Polsek Cengkareng semata-mata cuma demi menyaksikan kondisi rekannya yang telah diamankan pihak kepolisian.

Tanpa disengaja, sejumlah rekan E ternyata bertemu bersama keluarga pelapor di Polsek Cengkareng. Di sana, rekan debt collector berupaya menjalankan pendekatan kepada keluarga pelapor agar perkara tersebut diberakhirkan secara kekeluargaan.

Setelah mengetahui keberadaan pelapor, terjadi cekcok mulut antara keluarga pelapor bersama rekan-rekan terlapor.

Peristiwa tersebut lalu kembali viral dan menimbulkan kesan seolah-olah terjadi bentrokan di depan Polsek Cengkareng.

“Seakan terjadi di depan Polsek Cengkareng ini keributan, padahal itu merupakan cekcok mulut antara keluarga si pelapor bersama teman-temannya si terlapor,” ujar Nasriadi.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *