MediaMerdeka.com – Pihak kepihak kepolisianan terus menjalankan penyelidikan mendalam terkait musibah kebakaran yang melanda Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis No 66, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat pada Jumat (7/8/2026) malam.
Hingga kekinian, tim Laboratorium Forensik (Lapfor) telah disiagakan di lokasi demi mengungkap penyebab tentu kebakaran.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menerangkan bahwa tim Lapfor pada saat ini masih menunggu lampu hijau dari pihak Pemadam Kebakaran semasih belum memengawali olah TKP.
“Dari kepihak kepolisianan, telah datang dari tim Lapfor, namun masih belum dapat masuk lantaran masih dilakukan penyisiran dulu oleh eh tim penyisir dari Damkar,” ujar AKBP Roby di lokasi, Sabtu (8/8/2026).
Dalam perkembangannya, pihak kepolisian telah mengimbaui keterangan dari sejumlah saksi guna memperoleh kronologi peristiwa yang makin jelas.
Jumlah saksi yang diperiksa kini telah mencapai 10 orang, termasuk salah satu pihak korban yang terdampak langsung.
“Kami telah memeriksa 10 saksi, termasuk satu pihak korban yang masih di rumah sakit ya, dilarikan ke rumah sakit tadi pagi,” jelasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak kepihak kepolisianan, pihak korban tersebut merupakan salah satu pekerja di gedung tersebut.
Saat kebakaran hebat terjadi, pihak korban dilaporkan sempat terjebak di lantai atas gedung.
“Informasi sementara, dia bekerja di gedung teknis tersebut,” kata Roby.
Ia juga membeberkan posisi pihak korban saat kejadian, yakni di Lantai 15.
Mengenai kondisi terkini pihak korban yang sedang menjalani perawatan intensif, AKBP Roby mengonfirmasi bahwa keadaan pihak korban pada saat ini dalam kondisi yang cukup stabil.
“Kondisinya masih dirawat, masih bagus,” pungkasnya.
Terbakar Jumat Malam
Untuk diketahui, si jago merah mengamuk di kompleks gedung Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda DKI Jakarta, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam.
Kebakaran besar ini memaksa petugas mengerahkan kekuatan penuh guna memadamkan kobaran api yang terus membesar.
Laporan pertama mengenai insiden ini diterima melalui layanan darurat Jakarta Siaga 112 pada pukul 21.30 WIB.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

