Cuan Berkat Unjuk Rasa, Pedagang Kopi hingga Gorengan Panen Omzet

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Unjuk rasa yang berlangsung di depan gedung DPR-MPR RI, Jakarta yang berlangsung pada Kamis (27/8/2026) mengangkut berkah kepada para pedagang asongan. Sejumlah pedagang mengaku omzet mereka melonjak hingga dua kali lipat.

Bagas (26), seorang pedagang kopi keliling mengaku penjualannya meningkat. Pada aksi unjuk rasa yang berlangsung pada hari ini, ia memilih mangkal di depan Senayan Park, berjarak sekitar satu kilometer dari titik aksi.

Bagas mengaku, biasanya pada hari biasa, ia cuma mampu menjual teramat sejumlah 80 gelas kopi. Berbeda pada pada hari ini penjualannya melonjak hingga 100 gelas makin.

“Alhamdulillah, ada saja yang borong. Hari biasa itu kejual 80 gelas. Kalau kini dapat 100 gelas makin. Ini saya masih (nambah) stok lagi,” kata Bagas saat ditemui MediaMerdeka.com di lokasi.

Menurutnya, dagangannya semakin laku juga didukung oleh cuaca yang cerah dan panas, berakibat sejumlah peserta aksi membeli es kopi dagangannya.

“Adanya unjuk rasa ini berdampak juga untuk kami. kan juga cuaca juga mendukung, lantaran panas, orang haus,” katanya.

Dengan berkah yang diterimanya pada hari ini, Bagas menginginkan aksi unjuk rasa berjalan bersama aman dan kondusif. Selain itu, ia menginginkan agar tuntutan para demonstran benar-benar ditindaklanjuti oleh anggota DPR.

“Mudah-mudahan enggak chaos. Buat DPR juga wajib dengar suara dari masyarakat sekitar,” ucapnya.

Senada bersama Bagas, Wartono (38), seorang pedagang gorengan juga merasakan hal yang sama. Ia mengaku dagangannya laku keras.

Pada hari biasa, umumnya ia cuma mampu menjual 500 gorengan, namun berbeda bersama pada hari ini penjualannya meningkat menjadi dua kali lipat.

“Lumayan daripada hari-hari biasa. Kalau hari biasa itu 500 gorengan, bila pada hari ini ada dua kali lipatnya,” kata Wartono.

Defan pedagang tahu bulat yang turut menjajakan dagangannya juga merasakan peningkatan omset berkat unjuk rasa yang berlangsung.

Pada hari biasa, dirinya mengangkut pulang sekitar Rp 100 ribu, namun pada hari ini ia telah mengantongi uang sekitar Rp 200 ribu.

“Lumayan (terjual) sejumlah. Hari ini telah ada yang terjual 200 ribu. Kalau hari biasa Rp 100 ribuan,” ujarnya.

Sebagaimana dilaporkan, aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI diikuti oleh berbagai elemen masyarakat sekitar dan kalangan akademisi.

Beberapa kelompok yang turun ke jalan di antaranya Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB), Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), hingga Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4).

Setiap kelompok mengusung agenda dan tuntutan yang beragam. Isu utama yang disuarakan mencakup desakan percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset, penerapan hukuman mati untuk tersangka tindak pidana korupsi, serta pengawalan terhadap implementasi program Makan Bergizi Gratis.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *