DPR Minta BGN Tanggung Biaya Pemulihan Siswa Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Wakil Ketua DPR Saan Mustopa mengimbau Badan Gizi Nasional (BGN) dan instansi terkait menangani secara serius siswa yang menjadi pihak korban dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Saan Mustopa menilai penanganan tidak boleh cuma berfokus pada kondisi pihak korban pada saat ini, namun juga wajib mengonfirmasi anak tersebut dapat pulih, termasuk dari dampak kesehatan yang ditimbulkan.

“Kita minta dari BGN, bahkan dari instansi-instansi yang terkait demi dapat menangani mereka secara serius. Dan sungguh-sungguh agar dampak dari keracunan MBG itu anaknya dapat dalam waktu dekat pulih kembali ya secara kesehatan dan juga yang lainnya,” kata Saan kepada wartawan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Menurut Saan, kasus keracunan di Karo telah berada pada kondisi yang memprihatinkan berakibat membutuhkan penanganan makin cepat dan serius dari pihak pemerintah.

Menurutnya, kondisi didwa yang sampai alami hilang ingatan itu berbeda bersama kasus keracunan yang dampaknya dinilai tidak terlalu berisiko.

“Kalau ada keracunan-keracunan yang terjadi itu kan dapat ditangani bersama cepat lantaran tidak terlalu berisiko. Nah, bila yang ini kan telah berisiko lantaran kehilangan ingatan, masuk dalam penyakit-penyakit yang memang dampaknya amat kronis,” katanya.

Karena itu, Saan mengimbau pihak pemerintah daerah dan BGN mengambil langkah yang makin cepat dalam menangani para pihak korban.

“Karena itu, baik pihak pemerintah daerah, terutama juga dari BGN memang demi mengambil tindakan yang makin cepat dan makin serius lagi,” ujar Saan.

Selain penanganan medis, Saan mengimbau pihak pemerintah memperhatikan persoalan pembiayaan pemulihan kesehatan para pihak korban.

Menurutnya, hal tersebut penting lantaran para siswa yang terdampak disebut berasal dari keluarga kurang mampu.

“Termasuk juga lantaran kan tentu mereka yang mendapat keracunan itu kan berasal dari kalangan keluarga yang kurang mampu kan. Nah, lantaran itu, terkait bersama soal pembiayaan demi pemulihan kesehatan anak tersebut juga perlu diperhatikan dan perlu demi ditanggung secara sungguh-sungguh juga,” tutur Saan.

Ratusan Pelajar Karo Diduga Keracunan MBG

Kasus dugaan keracunan MBG di Kabupaten Karo terjadi pada Kamis (13/8/2026). Saat itu, sekitar 256 pelajar SMA dan SMK di Kecamatan Berastagi dilaporkan merasakan keluhan kesehatan setelah menyantap menu MBG.

Para siswa merasakan sejumlah gejala, di antaranya gatal pada mulut hingga sesak napas, dan mendapat penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.

Salah satu siswa SMK berinisial FBP lalu dilaporkan merasakan kondisi makin berat dan sempat dirujuk ke RSU Haji Medan setelah merasakan penurunan kesadaran akibat nyeri perut hebat.

Belakangan, muncul laporan bahwa siswa tersebut diduga merasakan hilang ingatan hingga tidak mengenali orang-orang di sekitarnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *