Erupsi Gunung Anak Krakatau, Presiden Prabowo Buka Suara: Semoga Allah SWT Berikan Perlindungan

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengimbau masyarakat sekitar, khususnya masyarakat sekitar Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda, demi tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Presiden Prabowo mengimbau masyarakat sekitar tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dan mematuhi seluruh zona bahaya serta batas aman yang telah ditetapkan pihak berwenang.

“Masyarakat diimbau demi tetap tenang, namun tidak boleh lengah,” demikian pesan Presiden Prabowo yang disampaikan lewat akun resmi Instagram.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa perkembangan aktivitas gunung api tersebut terus dipantau sejak awal.

Laporan dan informasi terkini diterima dari jajaran pihak pemerintah serta lembaga terkait.

Untuk mengonfirmasi penanganan berjalan optimal, Presiden telah memerintahkan BNPB, BMKG, aparat TNI, Polri, pihak pemerintah daerah, Keaparatur negara kementerianan Kesehatan, Keaparatur negara kementerianan Perhubungan, serta keaparatur negara kementerianan dan lembaga terkait demi meningkatkan kesiapsiagaan.

Seluruh unsur tersebut diminta terus memantau perkembangan situasi sekaligus mengonfirmasi perlindungan dan bantuan untuk masyarakat sekitar terdampak dapat diberikan sesuai kebutuhan.

“Semoga Allah SWT senantiasa menyerahkan perlindungan kepada seluruh rakyat Indonesia,” pesan Prabowo.

Warga Diminta Lindungi Diri dari Abu Vulkanik

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mengimbau masyarakat sekitar meningkatkan kewaspadaan setelah paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dari Selat Sunda terdeteksi mencapai wilayah Jawa Barat.

Kepala Pelaksana BPBD Jabar Teten Ali mengingatkan masyarakat sekitar demi memakai masker dan kacamata pelindung ketika beraktivitas di luar ruangan.

“Kurangi aktivitas di luar rumah selama hujan abu berlangsung. Hindari mengemudi apabila jarak pandang terganggu,” kata Teten di Bandung, Minggu dikutip dari Antara

Teten juga mengimbau masyarakat sekitar menutup rapat pintu, jendela, serta akses ventilasi rumah.

Langkah tersebut diperlukan demi mengurangi masuknya partikel abu berukuran halus ke dalam permukiman.

Sementara itu, endapan abu vulkanik yang menempel di halaman maupun atap rumah perlu dibersihkan secara perlahan.

Masyarakat diminta tidak mengibaskan abu agar partikel halus tidak kembali beterbangan dan terhirup.

“Ini agar partikel mikro tersebut tidak kembali beterbangan di udara,” ujarnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *