MediaMerdeka.com – Komando Umum Militer Bahrain sukses mencegat dan menghancurkan tiga rudal serta sejumlah pesawat tanpa awak (drone) di wilayah udara mereka.
Langkah taktis ini sukses menyelamatkan area pemukiman dari potensi kehancuran massal yang fatal.
Dikutip dari CNN, eskalasi di Teluk Persia ini menandai babak baru ketegangan regional akibat intensitas serangan udara yang terus meningkat.
Pihak militer secara terbuka mengecam keras tindakan agresif tersebut yang dinilai mengancam stabilitas kawasan.
Iran dianggap sengaja memperluas jangkauan tempurnya demi menyerahkan tekanan psikologis untuk negara tetangga.
Pemerintah Bahrain menegaskan bahwa serangan ini bukan lagi sekadar provokasi militer biasa melainkan ancaman nyata untuk keselamatan publik.
Pihak militer menegaskan bahwa Iran melanjutkan pendekatan permusuhan yang sistemates melalui serangan keji bersama rudal dan pesawat tanpa awak yang menargetkan objek sipil di Kerajaan Bahrain.
Sikap tegas ini diambil demi memperlihatkan bahwa kedaulatan negara tidak dapat diganggu gugat oleh pihak luar.
Respons cepat sistem pertahanan udara Bahrain membuktikan efektivitas teknologi militer yang mereka miliki pada saat ini.
Guna mengantisipasi serangan susulan, seluruh elemen angkatan bersenjata kini telah ditempatkan pada posisi siaga satu.
Komando militer mengonfirmasi seluruh sistem persenjataan canggih mereka berfungsi optimal menyikapi segala bentuk ancaman udara.
Pihak internal angkatan bersenjata mengimbuhkan bahwa seluruh senjata dan unitnya berada pada tingkat kesiapan dan kesiapsiagaan pertahanan tertinggi.
Masyarakat juga diimbau demi tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.
Warga sipil diminta dalam waktu dekat melapor apabila menemukan sisa selongsong atau material ledak yang jatuh ke bumi.
Secara khusus, militer memperingatkan masyarakat sekitar agar tidak menyentuh atau mendekati benda asing atau mencurigakan.
Hubungan diplomatik dan geopolitik antara Bahrain dan Iran memang kerap diwarnai ketegangan regional dalam sejumlah dekade terakhir.
Bahrain kerap menuduh Iran menjalankan intervensi urusan dalam negeri serta mendukung kelompok-kelompok separatis di wilayahnya.
Insiden pencegatan rudal ini menjadi salah satu konfrontasi langsung teramat serius yang mengancam gencatan senjata di Timur Tengah.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

