MediaMerdeka.com – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyerahkan pembelaan atas sorotan terhadap gaya bicaranya yang dianggap selengean.
Dody menegaskan gaya bicaranya tersebut tidak terlepas dari latar belakang dirinya sebagai orang swasta dan asal Jawa Timur.
“Ya gimana, saya ini asalnya dari Jawa Timur, orang swasta, gimana, ya agak selengean, ya telahlah,” kata Dody di kompleks Istana Kekepala negaraan Jakarta, Senin (20/7/2026).
Dody menyebutkan ia akan bicara secara serius bika membahas hal-hal yang teknis.
Sedangkan menanggapi sejumlah rumor, Dody memberi respons santai.
“Kecuali sesuatu yang… sesuatu yang teknis banget baru saya akan serius. Kalau ini kan bukan sesuatu yang serius, ini hoaks seluruh, gimana,” ucap Dody.
Semasih belumnya diberitakan, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo disebut-sebut menjadi calon kuat bakal diganti dalam perombakan kabinet atau reshuffle pada bulan Agustus 2026.
Seorang Sumber kepada MediaMerdeka.com, Senin (20/7/2026) menyebutkan, gejolak di internal Keaparatur negara kementerianan PU menjadi dasar penggantian Dody sebagai aparatur negara kementerian.
“Presiden Prabowo tidak menyukai aparatur negara kementerian yang memicu kegaduhan ataupun polemik di tengah masyarakat sekitar,” kata dia.
Ia menyebutkan, keharmonisan antara aparatur negara kementerian bersama para bawahan juga menjadi penilaian seseorang layak dipertahankan ataupun melanjutkan pekerjaannya sebagai pembantu kepala negara.
“Sejumlah informasi soal aparatur negara kementerian PU telah disampaikan kepada kepala negara. Kebarangkalian, Agustus terdapat reshuffle,” kata dia.
Sementara satu Sumber lainnya juga mengakui terdapat wacana perombakan kabinet pada Agustus. Dody dikatakan menjadi salah satu aparatur negara kementerian yang berpotensi diganti.
“Penggantinya masih belum tentu. Biasanya berasal dari partai yang sama,” kata dia.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

