Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran pada saat ini sedang berada di titik yang amat unik sekaligus membingungkan.

Di satu sisi, dunia menyaksikan adanya sinyal kuat menuju perdamaian demi mengakhiri konflik panjang yang melibatkan Israel dan Iran.

Namun, di sisi lain, gaya komunikasi Presiden Donald Trump di media sosial justru dianggap sebagai ledekan yang dapat merusak meja perundingan.

Kemajuan negosiasi damai, sampai mana?

Kabar terbaru dari Washington menyebutkan bahwa persiapan perundingan perdamaian AS-Iran memperlihatkan kemajuan yang cukup signifikan.

Trump sendiri mengklaim bahwa nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) demi gencatan senjata telah “seuntukan besar dinegosiasikan” dan tinggal menunggu finalisasi.

Upaya diplomasi ini melibatkan sejumlah pihak, termasuk panggilan telepon bersama pemimpin negara-negara bagaikan Arab Saudi, Qatar, hingga Turki.

Bahkan, Panglima Angkatan Darat Pakistan, Asim Munir, baru saja menjalankan kunjungan yang disebut “amat produktif” ke Teheran demi menjembatani kesenjangan yang masih ada antara kedua belah pihak, menurut catatan Al-Jazeera.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, juga menegaskan optimisme serupa bersama menyebut bahwa ada progres yang sedang dikerjakan secara terus-menerus.

Cuitan Trump yang mengherankan

Namun, di tengah suasana diplomasi yang sensitif ini, Trump justru mengunggah konten yang bikin sejumlah pihak mengernyitkan dahi.

Melalui akun Truth Social miliknya, Trump memuntukkan foto bendera Amerika Serikat yang menutupi peta Iran secara penuh.

Unggahan tersebut disertai pertanyaan provokatif: “United States of the Middle East?”. Tindakan ini dinilai kontradiktif bersama pernyataan pihak pemerintahannya yang mengaku tidak ingin menjalankan pendudukan atau perubahan rezim secara paksa di Iran.

Pakar hubungan internasional, Vali Nasr, menyebut tindakan Trump sebagai perilaku yang “aneh” dan dapat menyatukan rakyat Iran dalam pertahanan negara, sekaligus merusak kepercayaan terhadap niat tulus Amerika dalam berdiplomasi.

Iran enggan lengah

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *