Beda dari Biasanya, Sidang Tahunan MPR 2026 Tak Undang Perwakilan Negara Sahabat

admin
By
admin
4 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, menyampaikan perkembangan terbaru mengenai persiapan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI tahun 2026.

Ia mengonfirmasi bahwa proses distribusi undangan kepada para tokoh bangsa akan dimengawali pada hari Senin mendatang.

Muzani menerangkan, bahwa undangan tersebut menyasar para mantan pemimpin negara hingga pimpinan partai politik. Hal ini dilakukan guna mengonfirmasi kehadiran para tokoh penting dalam agenda kenegaraan tersebut.

“Mulai Senin telah didistribusikan. Mulai Senin telah didistribusikan ke mantan-mantan wakil kepala negara dan termasuk para mantan kepala negara, termasuk ketua umum partai politik. Mulai, tapi urutannya bagaimana itu lagi didiskusikan lantaran yang punya hajat DPD,” ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Terkait teknis penyampaian undangan, pimpinan MPR RI berencana memuntuk tugas, termasuk berkoordinasi bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

“Ya kelihatannya supaya untuk-untuk tugas, bersama DPD juga,” kata dia.

Muzani juga menyebutkan bahwa pada saat ini pihaknya tengah menjalankan pengecekan akhir terhadap kesiapan fisik undangan tersebut.

“Ya, kita lagi cek pada hari ini lantaran undangan baru siap setelah Senin,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai konfirmasi kehadiran para mantan kepala negara, Muzani menegaskan bahwa hingga pada saat ini masih belum ada ketentuan resmi.

Ia menginginkan seluruh tokoh yang diundang dapat hadir pada prosesi pidato tahunan yang dijadwalkan pada 14 Agustus tersebut.

“Belum, lantaran kita masih belum tahu ya kita masih belum… Nanti, nanti akan kami kabari siapa yang akan datang dan siapa yang berhalangan. Mudah-mudahan dapat datang seluruhnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Muzani menegaskan, bahwa demi agenda pada tahun ini, pihak MPR RI tidak mengundang perwakilan dari negara sahabat maupun pimpinan parlemen luar negeri. Fokus undangan cuma diperdemikan untuk tokoh-tokoh di dalam negeri.

“Tidak ada. Termasuk ketua parlemen lain juga nggak ada kita undang,” pungkas Muzani.

Semasih belumnya, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI telah menggelar rapat gabungan demi mematangkan persiapan Sidang Tahunan MPR tahun 2026.

Rapat yang dilaksanakan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (5/8/2026) ini dihadiri oleh pimpinan MPR, seluruh fraksi, kelompok DPD, serta alat kelengkapan MPR.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan, bahwa salah satu agenda utama dalam rapat tersebut merupakan mengonfirmasi kesiapan teknis pelaksanaan sidang tahunan yang merupakan agenda konstitusional penting.

“Hari ini alhamdulillah Majelis Permusyawaratan Rakyat mengadakan rapat gabungan yang diikuti oleh seluruh pimpinan MPR ya, kecuali yang berhalangan. Yang kedua, oleh seluruh fraksi dan kelompok DPD serta alat kelengkapan MPR. Mengikuti bersama seksama agenda rapat gabungan pada pada hari ini. Rapat gabungan MPR pada pada hari ini membahas tiga hal pokok. Yang pertama, persiapan sidang tahunan MPR hari Jumat tanggal 14 Agustus 2026,” ujar Muzani usai rapat.

Muzani menerangkan bahwa berdasarkan hasil keputusan rapat, Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama MPR, DPR, dan DPD akan dilaksanakan pada pagi hari agar dapat berakhir semasih belum waktu salat Jumat.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *