Bukan Akting! Ananta Rispo Akui Ditampar Sungguhan oleh Dodit Mulyanto demi Film Ketok Mejik

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Ada pengalaman tak terlupakan yang dialami Ananta Rispo selama menjalani proses syuting film Ketok Mejik.

Demi memperoleh adegan yang terasa makin nyata, Rispo mengaku sempat ditampar sungguhan oleh Dodit Mulyanto, lawan mainnya di film tersebut.

Momen tersebut terjadi ketika keduanya menjalani adegan pertengkaran. Menurut Dodit, tamparan itu dilakukan lantaran reaksi Rispo dinilai masih belum sesuai bersama kebutuhan adegan.

“Di sini ada drama yang wajib berantem, dan Rispo salah terus. Akhirnya dia saya tampar beneran,” kata Dodit Mulyanto saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (13/7/2026).

Dodit menerangkan keputusan itu diambil agar proses pengambilan gambar tidak berlarut-larut.

“Biar dalam waktu dekat kelar. Malam-malam daripada enggak berakhir, dan itu namparnya disuruh pura-pura akhirnya saya tampar beneran. Maaf ya Rispo,” ujar Dodit.

Rispo membenarkan cerita tersebut. Menurutnya, tamparan sungguhan justru menolongnya mengeluarkan emosi yang dibutuhkan dalam adegan.

“Sampai ditampar beneran itu ya lantaran Dodit-nya juga wajibnya dari awal tampar beneran, biar reaksi saya tuh beneran marah gitu. Dia kan nampar tapi kan gitu kan jadi susah marah,” imbuh Rispo.

Bagi Rispo, Ketok Mejik menjadi pengalaman berbeda lantaran demi pertama kalinya ia bermain dalam film tanpa mengandalkan komedi sebagai kekuatan utama.

“Jadi teman-teman, ini pengalaman pertama saya juga. Ya dapat dibilang pertama lah, saya main film tapi enggak berkomedi gitu. Jadi yang biasanya merusak cerita ini wajib menjalankan cerita,” ucapnya.

Ia mengakui tidak mudah meninggalkan kebiasaan melucu, termakin saat berada di lokasi syuting bersama para komedian lain.

Karena itu, sutradara Yogi S. Calam kerap mengingatkannya agar tetap berada dalam karakter.

“Jadi lumayan ada gatel-gatelnya tapi sutradara saya Pak Yogi senantiasa ngingetin gitu. Gestur-gesturnya salah dikit, ‘Oh ini mah masih komedi’, ‘Oke siap Pak’,” tuturnya.

Rispo menyebutkan tantangan terbesar datang saat wajib menampilkan kemarahan dan kesedihan secara serius.

“Kalau marah wajib marah. Kalau di komedi kan marah juga ya udah gitu lantaran memang targetnya buat lucu, bukan bikin orang tegang gitu. Tapi kini di sini marahnya wajib bikin tegang gitu,” tuturnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *