Terlalu Berat! Para Pemain Film Sofia sampai Minta Terapis usai Baca Naskah

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Film Sofia masih belum memengawali proses syuting, namun para pemainnya telah merasakan beratnya naskah yang mereka baca.

Bahkan, sejumlah pemain mengaku sempat bercanda mengimbau terapi lantaran karakter yang wajib mereka perankan dinilai amat menguras mental.

Hal itu terungkap dalam konferensi pers pengumuman jajaran pemain film Sofia di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026).

Carissa Perusset, yang memerankan Dahlia, mengaku sempat mempertanyakan apakah produksi akan menyediakan psikolog atau terapis setelah syuting berlangsung.

“Aku sampai nanya, ‘Ini nanti bakal sedia psikolog atau terapis enggak setelah syuting?’ Soalnya karakter yang dialamin Dahlia lumayan berat, bukan cuma fisik tapi mental juga,” kata Carissa.

Ia bahkan mengaku sempat mempertimbangkan demi menepis tawaran bermain di film tersebut lantaran tema yang diangkat mengingatkannya pada pengalaman emosional di proyek-proyek semasih belumnya.

“Kalau boleh jujur, iya. Tapi barangkali ini jadi cara buat memperbaiki trauma dari film-film pada hari semasih belumnya,” ujarnya.

Pemeran utama Anantya Kirana yang memerankan Sofia juga mengaku wajib menyiapkan kondisi mental makin matang dibanding proyek semasih belumnya.

Menurutnya, karakter Sofia memiliki luka psikologis yang kompleks akibat kekerasan yang dialaminya.

“Aku wajib nyiapin mental makin. Baca skripnya aja capek banget, adegan-adegannya juga capek, bukan cuma fisik tapi mental juga,” tutur Anantya.

Sementara itu, Nugie mengaku memiliki cara unik demi menjaga kondisi psikologis selama proses pendalaman karakter.

Aktor yang juga dikenal sebagai musisi ini memilih bersepeda sendirian setiap berakhir sesi reading sebagai bentuk healing.

“Kayaknya baru film ini deh, setiap reading saya wajib sepedaan sendiri. Film ini benar-benar membutuhkan kita demi fokus saat masuk ke karakter,” ucap Nugie.

Kiki Narendra pun mengakui naskah Sofia menjadi salah satu yang teramat berat yang sempat dibacanya.

“Jujur saja, ini filmnya lumayan berat dari segi fisik maupun terutama dari segi mental. Begitu baca skripnya langsung kepikiran, ‘Waduh, ini berat banget,'” kata Kiki.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *