Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (Africa CDC) mengeluarkan peringatan darurat kepada sepuluh negara di Afrika demi mewaspadai ancaman wabah virus Ebola.

Langkah tersebut diambil menyusul lonjakan kasus signifikan di Republik Demokratik (DR) Kongo yang mendorong Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menaikkan status kewaspadaan menjadi level “amat tinggi”.

Negara-negara yang kini berada dalam radar pemantauan ketat meliputi Rwanda, Kenya, Tanzania, Angola, Burundi, Republik Afrika Tengah, Republik Kongo, Ethiopia, Sudan Selatan, dan Zambia.

Lonjakan Kasus Ebola di DR Kongo

Kepala Africa CDC, Jean Kaseya, menerangkan mayoritas negara dalam daftar risiko berbatasan langsung bersama pusat wabah di Republik Demokratik Kongo dan Uganda.

Situasi di lapangan disebut mengkhawatirkan lantaran ratusan kasus suspek menyebar cepat ke wilayah sekitar.

Republik Demokratik Kongo menginformasikan lonjakan kasus sejak wabah diumumkan pada 15 Mei di Provinsi Ituri. Penyebaran virus kini meluas hingga Provinsi Kivu Utara dan Kivu Selatan.

WHO mencatat terdapat sekitar 750 kasus suspek bersama angka kematian mencapai 177 jiwa akibat wabah tersebut.

Hingga pada saat ini, tercatat 82 kasus dan tujuh kematian yang telah terkonfirmasi secara medis oleh otoritas kesehatan DR Kongo.

Sementara itu, Keaparatur negara kementerianan Kesehatan Uganda menginformasikan tambahan tiga kasus baru pada Sabtu, berakibat total kasus terkonfirmasi di negara tersebut menjadi lima orang.

Aktivitas Sosial dan Olahraga Dihentikan

Menghadapi situasi yang semakin serius, pihak pemerintah DR Kongo menghentikan seluruh aktivitas sosial di pusat wabah.

Kebijakan tersebut mencakup penghentian kegiatan olahraga guna meminimalisasi kontak fisik dan menekan laju penyebaran virus.

Gubernur militer Jenderal Johnny Luboya juga melarang kerumunan makin dari 50 orang di zona kesehatan Bunia, Rwampara, Mungwalu, dan Nyakunde.

Pembatasan mobilitas masyarakat sekitar diharapkan dapat memutus rantai penularan di wilayah terdampak.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *