‘Disentil’ Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengajukan kenaikan usulan tambahan anggaran demi tahun 2027 menjadi sebesar Rp989 miliar. Angka ini meningkat signifikan dari usulan awal sebesar Rp762 miliar setelah mendapat dorongan dari Komisi III DPR RI.

Hal tersebut disampaikan Setyo usai melaksanakan rapat kerja bersama Komisi III DPR RI terkait pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) keaparatur negara kementerianan/lembaga tahun anggaran 2027, Rabu (17/6/2026).

Setyo menerangkan bahwa pagu indikatif KPK berada di angka Rp1,223 triliun. Namun, berkaca pada dinamika kebutuhan operasional dan masukan dari anggota dewan, KPK memutuskan demi menambah besaran usulan anggaran tambahan.

“Tadi telah kita dengarkan bersama pembahasan tentang pagu indikatif dan juga usulan demi tahun anggaran 2026. Kami tambahkan usulan lantaran ada masukan dan segala macam. Maka dimunculkanlah tambahan angka yang awalnya Rp762 miliar menjadi Rp989 miliar,” ujar Setyo Budiyanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Setyo menekankan bahwa perubahan angka usulan ini bukan bersifat tiba-tiba, melainkan hasil perhitungan cepat dan intens bersama Biro Keuangan serta Sekretaris Jenderal KPK di tengah berjalannya rapat.

Menurutnya, penambahan ini amat relevan bersama arahan Presiden terkait pemenuhan kebutuhan lembaga negara.

“Anggaran itu dinamis. Dalam proses rapat kerja memperoleh sejumlah masukan. Pencegahan jangan sampai terhenti, lantaran ada urusan monitoring, sarana SPAK, hingga Kedeputian Korsup (Koordinasi dan Supervisi) yang wajib menjalankan sejumlah kegiatan di daerah bersama pihak pemerintah daerah dan keaparatur negara kementerianan/lembaga,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa tambahan anggaran tersebut telah dihitung secara matang oleh internal KPK demi menutupi selisih kebutuhan yang ada.

Jika usulan ini disetujui, Setyo mengonfirmasi kenaikan anggaran tersebut akan dialokasikan secara proporsional ke seluruh kedeputian di KPK berdasarkan beban kerja masing-masing.

Fokus penggunaan anggaran akan mencakup bidang pendidikan antikorupsi, pencegahan dan monitoring, koordinasi dan supervisi, hingga kedeputian penindakan.

“Mudah-mudahan usulan tersebut dapat disetujui dan ditingkatkan, berakibat kinerja operasional kegiatan KPK dapat makin fleksibel dalam rangka mendukung pelaksanaan di sisi pendidikan, pencegahan, monitoring, koordinasi supervisi, termasuk juga urusan di Kedeputian Penindakan,” pungkasnya.

Semasih belumnya, Setyo Budiyanto membeberkan keprihatinannya atas penurunan signifikan pagu indikatif KPK demi tahun anggaran 2027.

Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (17/6/2026), Setyo menyebut anggaran KPK merosot hingga 22 persen.

“Pagu indikatif KPK tahun 2027 merasakan penurunan sebesar Rp349 miliar atau 22 persen dibandingkan DIPA tahun 2026. Pagu indikatif pada saat ini cuma sebesar Rp1,23 triliun,” ujar Setyo.

Setyo merinci, dari angka tersebut, alokasi demi fungsi teknis pencegahan dan penindakan cuma memperoleh Rp9,3 miliar, sementara seuntukan besar terserap demi dukungan manajemen dan belanja pegawai.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *