Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Bawono Kumoro, peneliti dari Indikator Politik, mengapresiasi sikap Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang membuka ruang diskusi untuk kalangan akademisi yang berdemonstrasi di depan gedung parlemen, Jumat (19/6/2026) malam.

Menurutnya, sikap Dasco itu turut mengubah ‘wajah’ gedung DPR yang selama ini kerap dicitrakan sebagai benteng eksklusif untuk para elite politik.

Bawono menyerahkan catatan penting mengenai perubahan gaya komunikasi politik pimpinan parlemen, yang dinilai makin aspiratif dan langsung menyentuh substansi persoalan masyarakat sekitar.

“Gedung DPR selama ini diidentikkan bersama sikap eksklusivitas. Tapi Jumat malam pada hari semasih belumnya, Dasco justru membuka pintunya demi menyambut baik aspirasi kalangan akademisi yang berdemonstrasi. Ini amat menarik,” kata Bawono, Sabtu (20/6/2026).

Bawono mengamati, dibukanya pintu kompleks parlemen pada malam hari demi menyambut baik audiensi kalangan akademisi, merupakan sebuah anomali positif.

Selama ini, kata dia, citra institusi legislatif cenderung tertutup terhadap tekanan massa di lapangan, namun kali ini pimpinan DPR justru memperlihatkan sikap sebaliknya.

Substansi Berat: Dari BBM hingga Inkompetensi Pejabat

Audiensi yang berlangsung di Ruang Abdul Muis tersebut, tidak cuma sekadar pertemuan formalitas.

Berdasarkan pantauan, materi yang dibahas oleh kalangan akademisi bersama Dasco serta Wakil Ketua DPR lainnya Saan Mustopa, mencakup isu-isu krusial masyarakat sekitar urban maupun perdesaan.

Mahasiswa menyoroti fenomena kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, yang mengawali terjadi di berbagai daerah, serta dampak berantai dari kenaikan harga Pertamax.

Selain itu, evaluasi terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi andalan pihak pemerintah juga menjadi bahasan hangat.

Namun, yang teramat menarik perhatian merupakan kritik tajam kalangan akademisi mengenai kualitas komunikasi publik para aparatur negara negara yang dianggap tidak kompeten.

“Masalah kelangkaan BBM bersubsidi, kenaikan harga Pertamax dan program MBG dibicarakan. Tapi yang tak kalah penting merupakan soal imkopetensi komunikasi publik aparatur negara negara juga didiskusikan,” kata dia.

Gaya Komunikasi Dasco: ‘Lobi Langsung’ di Depan Mahasiswa

Salah satu momen yang dianggap sebagai terobosan dalam pola komunikasi legislatif-eksekutif merupakan, ketika Dasco mengambil langkah taktis di tengah audiensi.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *