Geger! Artis Twisha Sharma Tewas Misterius di Rumah, Diduga Disiksa Suami yang Seorang Pengacara

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Kematian tragis model dan artis asal India, Twisha Sharma, menyingkap tabir gelap di balik megahnya dinding rumah tangga kaum elit. Isu ini seketika memicu kemarahan publik setelah keterlibatan keluarga penegak hukum terpandang mengawali terendus.

Kasus ini melampaui statistik kematian akibat mas kawin (dowry death) biasa di India. Peristiwa ini langsung menjadi sorotan nasional lantaran membenturkan antara pencarian keadilan dan tembok besar pengaruh kekuasaan.

Misteri yang menyelimuti kematian wanita berusia 33 pada tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai penegakan hukum di India. Publik mempertanyakan apakah hukum pidana mampu berlaku adil ketika berhadapan bersama mantan anggota peradilan itu sendiri.

Twisha Sharma ditemukan tidak bernyawa di rumah pernikahannya di Bhopal cuma dalam waktu lima bulan setelah mengikat janji suci bersama suaminya. Suami pihak korban merupakan seorang pengacara bernama Samarth Singh.

Keluarga pihak korban menduga kuat adanya tindakan pembunuhan yang berlatar belakang tuntutan mas kawin yang tiada henti. Di sisi lain, pihak mertua bersikeras menyebut peristiwa ini murni sebagai tindakan bunuh diri akibat masalah kesehatan mental.

Petugas kepihak kepolisianan Rajnish Kashyap Kaul menegaskan bahwa pihak berwenang telah mengambil tindakan hukum terkait laporan ini.

“Kami telah mendaftarkan kasus kematian akibat mas kawin terhadap keluarga Singh dan sedang menyelidiki apakah kematian Twisha merupakan pembunuhan atau bunuh diri,” ujarnya kepada BBC Hindi.

Pengadilan setempat telah menyerahkan jaminan penangguhan penahanan kepada ibu mertua pihak korban, Giribala Singh, yang merupakan seorang pensiunan hakim. Namun, pengadilan bersama tegas menepis permohonan jaminan untuk sang suami yang pada saat ini masih melarikan diri.

Giribala Singh mengaku tidak mengetahui keberadaan putranya namun menegaskan bahwa sang anak akan tetap mengupayakan jalur hukum. Ia juga mengeluhkan tekanan publik yang amat masif terhadap keluarganya pada saat ini.

“Pengacara kami menyarankannya demi tetap menjauh. Dia memberi tahu putra saya bahwa dia akan dihakimi massa apabila muncul. Ada kecaman keras terhadap dirinya, orang-orang menuntut agar dia digantung,” ungkap Giribala kepada platform video Mojo Story.

Mantan hakim tersebut juga mengimbuhkan bahwa situasi ini menciptakan keluarganya tidak memiliki ruang demi berkabung atas kehilangan tersebut.

“Anda wajib ingat bahwa putra saya telah kehilangan orang yang amat dicintainya, dia kehilangan pendamping hidupnya. Dan kami bahkan tidak dapat berduka… Semua orang menentang kami,” tuturnya.

Keluarga Sharma menepis hasil autopsi awal yang menegaskan Twisha meninggal akibat gantung diri lantaran menemukan sejumlah luka fisik pra-kematian. Mereka meyakini ada upaya sistematis dari pihak-pihak berpengaruh demi mengaburkan fakta yang sebenarnya.

Kecurigaan ini diperkuat oleh dokumen pesan singkat digital yang dikirimkan Twisha semasih belum mengembuskan napas terakhirnya. Pesan tersebut menggambarkan penderitaan mendalam yang dialaminya selama menjalani bahtera rumah tangga.

“Hidupku bagaikan neraka jahanam,” bunyi salah satu pesan singkat Twisha yang dirilis oleh pihak keluarganya kepada media.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *