Update Korban Gempa Filipina: 19 Tewas, 12 Hilang, 100 Orang Luka-luka

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Gempa bumi berkekuatan 7,8 magnitudo mengguncang wilayah selatan Filipina pada Senin (8/6/2026) pagi waktu setempat.

Data terbaru terkait pihak korban gempa Filipina mencapai 31 orang, 19 orang tewas dan 12 lainnya dinyatakan hilang.

Bencana ini memicu kerusakan luas di sejumlah wilayah, terutama di Pulau Mindanao.

Berdasarkan laporan Dewan Nasional Pengurangan Risiko Bencana, gempa terjadi pukul 07.37 waktu setempat di lepas pantai Provinsi Sarangani.

Guncangan kuat merobohkan bangunan, merusak infrastruktur, serta memicu tanah longsor di berbagai daerah terdampak.

Lebih dari 100 orang dilaporkan merasakan luka-luka, sementara ribuan masyarakat sekitar terpaksa mengungsi akibat kerusakan rumah dan fasilitas umum.

Aktivitas sekolah dan kantor pihak pemerintahan pun dihentikan pada hari pertama tahun ajaran baru.

Kota General Santos City menjadi salah satu wilayah yang merasakan dampak teramat parah.

Tim penyelamat masih terus menjalankan pencarian pihak korban di bawah reruntuhan bangunan yang ambruk.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik Amerika Serikat memperingatkan potensi gelombang tsunami makin dari tiga meter di sejumlah wilayah pesisir.

Otoritas di Filipina dan Indonesia pun mengimbau masyarakat sekitar di daerah rawan demi dalam waktu dekat menuju tempat yang makin tinggi.

Dua jam setelah gempa utama, gempa susulan berkekuatan 6,1 magnitudo kembali mengguncang wilayah tersebut.

Data dari United States Geological Survey menyebutkan gempa susulan ini memperparah kerusakan sekaligus menghambat proses evakuasi.

Sejumlah bangunan, termasuk sekolah dan fasilitas publik, dilaporkan merasakan kerusakan serius.

Pemerintah juga menjalankan inspeksi darurat terhadap bandara dan infrastruktur vital lainnya di wilayah terdampak.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *