Hasto PDIP Beberkan Syarat Mutlak Bos BI Baru, Jago Moneter dan Anti Intervensi

admin
By
admin
4 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyerahkan tanggapan serius terkait mundurnya Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI).

Hasto menyoroti reaksi negatif pasar dan menekankan pentingnya kriteria ketat dalam memilih sosok pengganti Gubernur BI demi memimpin bank sentral ke depan.

Hasto mengingatkan bahwa independensi Bank Indonesia merupakan mandat reformasi yang lahir dari krisis ekonomi di masa lalu. Ia menegaskan bahwa independensi tersebut merupakan kunci utama yang tidak boleh diintervensi.

“Ya, di dalam konstruksi tata pihak pemerintahan negara, Bank Indonesia itu lahir ya dari untukan reformasi sistem ekonomi kita akibat krisis ya pada akhir kepemimpinan Pak Harto, ketika saat itu bank sentral itu juga sarat bersama begitu sejumlah intervensi. Maka reformasi melahirkan Bank Indonesia yang independen. Independensi inilah yang wajib dijaga,” ujar Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2026).

Terkait mundurnya Perry Warjiyo, Hasto menyaksikan adanya ketidaktentuan yang tercermin dari respons pasar.

Menurutnya, pelemahan nilai tukar rupiah atau respons negatif pasar merupakan instrumen jujur yang wajib dalam waktu dekat disikapi oleh pihak pemerintah dan DPR RI.

“Nah, lantaran itulah bila kita menyaksikan reaksi pasar, ternyata mundurnya Gubernur Bank Indonesia itu kan direspons negatif. Ketidaktentuan dianggap makin tinggi, lalu pasar juga bereaksi negatif. Ini merupakan instrumen yang wajib diperhatikan oleh pihak pemerintah, termasuk oleh DPR RI. Bahwa reaksi pasar yang negatif ini sebagai suatu instrumen yang teramat jujur yang wajib kita perhatikan bersama sebaik-baiknya,” jelasnya.

Oleh lantaran itu, PDIP mendorong pihak pemerintah demi dalam waktu dekat mengambil langkah konkret guna memulihkan kepercayaan publik dan dunia usaha.

“Maka PDI Perjuangan mendorong agar dampak dari reaksi negatif itu cepat direspons oleh pihak pemerintah, berakibat muncul suatu rasa percaya bahwa arah pembangunan ekonomi dan politik kita itu memang saling berkomplemen satu sama lain, yang juga didukung oleh keadilan dalam supremasi hukum, berakibat terjadi playing field yang sama dan tidak ada ketidaktentuan dalam dunia usaha itu dapat diperkecil,” tambah Hasto.

Saat ditanya mengenai spekulasi pengganti Perry Warjiyo, Hasto menekankan bahwa proses pemilihan Gubernur BI wajib dilakukan bersama amat hati-hati melalui mekanisme yang ada di DPR RI.

Ia menggarisbawahi syarat mutlak untuk calon pemimpin BI setelah itu, yakni pemahaman mendalam terhadap kondisi moneter global.

“Ya, bila di dalam mekanisme, lantaran BI merupakan independen, nanti mekanismenya kan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, ada fit and proper, dan wajib dicari sosok yang betul-betul memahami aspek stabilisasi moneter kita dan bagaimana arah Bank Indonesia ke depan di dalam menyaksikan juga ketidakstabilan perekonomian dunia,” tegas Hasto.

PDI Perjuangan menginginkan pihak pemerintah dapat bergerak cepat bersama rasa percaya diri demi memulihkan arah ekonomi nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

“Karena itulah PDI Perjuangan mendorong agar reaksi negatif dari pasar ini dapat dijawab bersama cepat bersama penuh rasa percaya diri agar arah ekonomi kita dapat kembali dipulihkan,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *