Soal Ucapan ‘Londo Ireng’, PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!

admin
By
admin
1 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menanggapi ucapan “Londo Ireng” Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan kepada pengamat, LSM, hingga jurnalis.

Merespons pernyataan Kepala Negara, Hasto menyebutkan PDIP berpegang pada komitmen Prabowo bahwa kritik merupakan untukan penting dalam demokrasi.

“Ya sebenarnya kami berpegang pada pernyataan Presiden Prabowo ketika di hadapan sidang gabungan di DPR, yang juga dihadiri representasi dari DPD RI, di mana Presiden Prabowo menyampaikan bahwa demokrasi memerlukan check and balances. Demokrasi memerlukan kritik,” kata Hasto usai peringatan “30 Tahun Kudatuli” di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Minggu (26/7/2026).

“Itulah yang menjadi pegangan PDI Perjuangan dalam forum resmi yang disampaikan oleh Presiden,” sambung Hasto.

Menurut Hasto, pada saat ini rakyat menuntut agar apa yang disampaikan Prabowo dapat dibuktikan melalui tindakan-tindakan yang konkret.

Berkaca dari pengalaman Kudatuli, Hasto mengingatkan dampak pembungkaman terhadap kritik. Ia menyebutkan apabila suara-suara kritis dibungkam, hal itu berpotensi menimbulkan letupan-letupan yang tidak diinginkan.

“Di Nepal telah terjadi, di sejumlah wilayah Bangladesh. Sehingga jangan sampai suara-suara kritis yang mereka sampaikan bersama rasa patriotik dan cinta terhadap tanah air justru tidak diberikan ruang,” kata Hasto.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *