KontraS: Andrie Yunus Sudah Bisa Mandi dan Makan Sendiri, Kini Jalani Rawat Jalan

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Kondisi aktivis KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah menjalani serangkaian operasi akibat serangan penyiraman air keras. Andrie kini disebut telah dapat mandi dan makan sendiri serta tidak lagi menjalani perawatan inap di RSCM Cipto Mangunkusumo.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menyebutkan perkembangan itu terlihat setelah Andrie menjalani fisioterapi selama sebulan terakhir demi memulihkan fungsi motoriknya.

“Andrie pada hari semasih belumnya sebulan terakhir itu fisioterapi. Fisioterapi itu demi mengembalikan fungsi motorik, lantaran kan sejumlah proses operasi itu ada ke kelenjar-kelenjar saraf, otot. Jadi dikhawatirkan ototnya itu tidak berfungsi sebagaimana mestinya,” kata Dimas di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Menurut Dimas, proses pemulihan berjalan cukup baik. Andrie kini telah mengawali menjalankan gerakan-gerakan ringan dan aktivitas sehari-hari secara mandiri.

“Alhamdulillah prosesnya telah berjalan baik, dia telah mengawali dapat menjalankan gerakan-gerakan senam ringan, terus juga telah mengawali dapat aktivitas kayak mandi gitu ya, telah dapat mandi kini. Terus telah dapat makan tanpa disuapin,” ujarnya.

Ia menerangkan, pascaoperasi, kondisi otot tangan Andrie sempat merasakan kontraksi akibat proses penyembuhan luka berakibat perlu dilatih secara rutin agar tidak kaku.

“Karena tangannya itu kan setelah operasi itu kan ketarik ya ototnya. Jadi ada istilahnya itu kontraksi. Jadi hasil dari operasi di kulitnya itu, itu suatu waktu bila misalnya enggak digerakkan, dia akan kaku gitu. Nah, makanya lalu fisioterapi dilakukan,” jelas Dimas.

Meski demikian, pemulihan pada untukan mata kanan Andrie masih menunggu tindakan lanjutan dari tim dokter.

“Kalau matanya sendiri, itu masih belum ada tindak lanjut dari dokter, masih belum ada informasi. Tapi bila menyaksikan keterangan tim dokter di bulan April, kebarangkalian besar akan ada operasi empat bulan semenjak bulan April, berarti Agustus. Agustus akan ada operasi lanjutan soal mata kanannya,” katanya.

Dimas mengonfirmasi Andrie kini cuma menjalani kontrol dan perawatan berkala.

“Rawat jalan kini,” ucapnya.

Semasih belumnya, Pengadilan Militer II-08 Jakarta telah menjatuhkan vonis terhadap empat personel BAIS aparat TNI yang terbukti menjalankan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.

Sersan Dua Edi Sudarko divonis tiga tahun penjara dan dipecat dari dinas militer. Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi dihukum dua tahun enam bulan penjara serta pemecatan.

Sementara Kapten Nandala Dwi Prasetya divonis dua tahun penjara dan Letnan Satu Sami Lakka satu tahun enam bulan penjara.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *