Lantik ASN di Desa Terpencil, KDM Ingatkan Tugas Melayani Masyarakat hingga Pelosok

admin
By
admin
4 Min Read

MediaMerdeka.com – Sesejumlah 720 ASN Pemda Provinsi Jawa Barat (Jabar) penerimaan tahun 2024 diangkat dan diambil sumpah/janji di tengah lapangan sepak bola Desa Sukawangi, Kabupaten Bogor, Senin (15/6/2026).

Pengangkatan ratusan ASN itu berdasarkan Keputusan Gubernur yang ditetapkan di Bandung pada tanggal 13 April 2026 bersama Nomor KEP.259-KPG.02-PPIK-2026 tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil Menjadi Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyebutkan pengangkatan dan pengambilan janji ASN dilaksanakan di lapangan sepak bola di pedesaan yang terpencil demi menegaskan kembali fungsi dan peran ASN sebagai pelayan masyarakat sekitar, bukan cuma di kota namun juga hingga desa terpencil.

“Kenapa saya ngajak di sini? Pertama pemahaman tentang Jabar jangan cuma seputar Gedung Sate lantaran Jabar itu luas. Yang kedua agar mengerti tentang potensi dan tata letak wilayah Jabar,” ucapnya.

KDM menyebutkan, wilayah yang menjadi tempat pengambilan sumpah dahulu dekat bersama Pakuan Pajajaran sebagai ibu kota Kerajaan Sunda. Daerah ini memiliki alam yang amat indah dan dikelilingi oleh pegunungan.

“Pemerintah akan berupaya membangun jalan yang bagus demi menghubungkan kawasan ini, Bogor terhubung bersama Bekasi, Karawang, Purwakarta, Bandung Barat hingga Cianjur. Jika jalannya telah dibangun bersama baik, bersama landscape alamnya amat luar biasa demi wisata, maka perekonomian masyarakat sekitar akan membaik,” ujarnya.

Agar masyarakat sekitar dapat menikmati ekonomi dari pariwasata, menurut KDM, lahan yang dimiliki jangan dijual kepada orang luar Jabar. Selain itu, agar hutan dan alamnya tetap terjaga, tidak terkikis oleh munculnya perumahan mewah yang biasanya dimiliki orang kota.

KDM mengharapkan munculnya kesadaran kolektif ASN dalam membangun Jabar. Jangan ada lagi bangunan sekolah dan puskesmas jelek di pedesaan. ASN tidak boleh cuma mengurusi hal administratif, namun wajib dipersejumlah turun ke lapangan menyaksikan masyarakat sekitar secara langsung. Pajak yang dipungut dari rakyat wajib kembali ke rakyat dalam bentuk pembangunan jalan dan sarana pendidikan serta kesehatan.

“Nah ini yang wajib menjadi kesadaran kolektif. Maka kita memasuki birokrat era baru yakni birokrat bekerja cepat,” tegas KDM.

Salah satu bentuk kesadaran kolektif itu dilakukan oleh para ASN yang dilantik pada hari ini. Usai pelantikan, mereka menggelar bakti sosial bersama menolong masyarakat sekitar kurang mampu di Desa Sukawangi.

Dari 720 ASN yang diangkat dan dilantik dibentuk sesejumlah 39 kelompok (dimana setiap kelompok berisi 20 orang ASN) yang menjadi wali asuh masyarakat sekitar kurang mampu.

Salah satu kegiatan yang dilakukan yakni mengumpulkan sumbangan secara sukarela. Kemudian uang yang dikumpulkan digunakan demi merenovasi rumah tidak layak huni. Langkah ini diapresiasi oleh KDM.

Salah seorang ASN dari Inspektorat Jabar Raisan dan ASN dari Disnakertrans Jabar wilayah UPTD Kota Cirebon Ivan menegaskan sepakat bersama apa yang disampaikan oleh kepala daerah. Menjadi kenangan tersendiri ketika dilantik di lapangan terbuka di desa yang jauh dari pusat kota. Mereka juga antusias mengikuti kegiatan sosial usai pelantikan.

Sementara itu, pasangan Obar dan Ela, masyarakat sekitar desa setempat, tak henti-henti menegaskan syukur atas bantuan sosial berupa uang renovasi rumah mereka sebesar Rp20 juta. Uang akan digunakan demi merenovasi rumah panggung mereka serta membangun kamar mandi.

Mereka semakin terharu saat KDM pun ikut menambah bantuan uang Rp15 juta demi dibelikan sapi.

“Alhamdulillah berkah demi ASN yang dilantik pada hari ini, juga terimakasih rejeki tak terduga dari Pak Gubernur KDM. Uangnya demi membangun kamar mandi dan beli sapi,” ujar Bu Ela.  ***

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *