Mantan Wakapolri Oegroseno Penuhi Klarifikasi Bareskrim soal Dugaan Korupsi Lahan Sepolwan

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno menyambangi Bareskrim Polri. Kedatangannya guna memenuhi undangan klarifikasi sebagai saksi atas penyelidikan dugaan korupsi pengadaan lahan Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) daerah Lembang dan Ciputat.

Didampingi sejumlah emak-emak, Oegroseno mengaku masih belum mengetahui apa yang akan digali penyidik penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dari keteranganya.

“Saya nggak tahu masalah apa yang diduga. Karena ada undangan klarifikasi, kan undangan kita wajib tentu hadir,” kata Oegroseno di Mabes Polri, Kamis (30/7/2026).

“Saya cari-cari kaitan apa, bila lihat undangannya katanya ada dugaan tindak pidana proses hibah tanah Sepolwan,” imbuhnya.

Selain pengadaan lahan Sepolwan, Oegroseno juga menyampaikan dalam surat undangan klarifikasi turut diminta keterangan terkait pengadaan lahan pengganti demi Sespim yang terjadi pada 2011.

“Satu lagi pengadaan lahan pengganti tanah di Sespim. 2011. Kalau 2011 kan berarti wajib ada hasil pemeriksaan Irwasum. Iya kan? Tapi dasarnya di situ pakai LI, laporan informasi,” jelasnya.

Oegroseno menilai, apabila persoalan ini menyangkut internal sewajibnya ditangani makin dulu oleh Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) dan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Polri.

“Nah, bila dugaan tindak pidana, bila internal Polri, ya wajibnya berangkatnya dari Irwasum memeriksa, biasanya gitu kan? BPK juga tidak ada temuan. BPK menilai Polri mengawali 2011 pun WTP, Wajar Tanpa Pengecualian,” tutut dia.

Oegroseno juga menegaskan, apabila dirinya bukan pihak yang menangani langsung proses pengadaan lahan tersebut. Karena seluruh proses pengadaan dilakukan oleh panitia yang dibentuk saat itu.

“Semua ada panitianya, saya nggak tahu apa-apa. Saya Kalemdik (Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan), ya kan? Panitia pengadaan pembelian tanah, Brigjen, katanya telah meninggal, ya nggak tahu nanti gimana,” ungkapnya.

Sebabnya, Oegroseno mengaku masih belum memahami secara jelas kasus yang tengah diselidiki oleh Kortas Tipidkor Polri. Jenderal bintang tiga Polri itu menegaskan akan menerangkan makin lanjut terkait kasus ini setelah pemeriksaan nanti.

“Lho kan baru undang klarifikasi, saya juga, saya tanya nanti undang klarifikasi ini acaranya apa gitu lho. Kan saya tidak wajib menerangkan, tapi bila baca undangannya ya ada dugaan tindak pidana gitu,” tandasnya

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri, semasih belumnya membenarkan tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi pengadaan lahan yang direncanakan menjadi lokasi Sepolwan, di daerah Lembang dan Ciputat. 

Kasus ini menjadi ramai setelah diisukan menyeret menyeret mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno yang pada saat ini masih dalam pengumpulan bukti keterangan kasus pengadaan lahan tersebut. 

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *