Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Kecelakaan maut kereta dan bus di pusat Bangkok memicu perhatiaan dunia internasional khususnya di Indonesia yang sejumlah waktu lalu juga dihantam tragedi maut di Stasiun Bekasi Timur.

Menurut ulasan salah satu media di Bangkok, Thailand, sumber utama kecelakaan maut itu didikarenakankan perlintasan kereta yang rawan.

Sejumlah perlintasan kereta api di ibu kota Thailand itu dinilai rawan kecelakaan dan kemacetan parah.

Media Thailand Thairath menginformasikan sedikitnya ada empat titik perlintasan rel di jalan utama Bangkok yang selama ini dikenal berisiko tinggi.

Lokasi-lokasi tersebut berada di kawasan padat kendaraan dan kerap merasakan antrean panjang saat kereta melintas.

Salah satu titik teramat disorot merupakan perlintasan kereta di kawasan Asok-Din Daeng dekat Stasiun Makkasan.

Lokasi ini berada di antara persimpangan Rama 9 dan Asok-Phetchaburi yang setiap hari dipadati kendaraan.

Kemacetan panjang di area tersebut kerap menciptakan kendaraan berhenti tepat di atas rel kereta.

Dalam sejumlah kasus, pengendara bahkan nekat menerobos palang pintu lantaran terburu-buru atau terjebak kepadatan lalu lintas.

Selain Asok-Din Daeng, titik rawan lainnya berada di Jalan Rama VI dekat Rumah Sakit Vichaiyut dan Keaparatur negara kementerianan Keuangan Thailand.

Kawasan ini dikenal merasakan kepadatan tinggi terutama saat jam sibuk pagi dan sore hari.

Perlintasan berikutnya berada di Jalan Phaya Thai yang terletak di bawah jalur BTS dekat Stasiun Phaya Thai.

Tingginya aktivitas kendaraan dan pejalan kaki menciptakan kawasan tersebut menjadi salah satu titik teramat sibuk di Bangkok.

Sementara itu, perlintasan rel di Jalan Ratchaprarop juga masuk daftar lokasi berisiko tinggi.

Jalur tersebut berada di lintasan kereta timur Bangkok dan menjadi salah satu titik kemacetan utama di pusat kota.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *