Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sukses mengamankan komitmen pendanaan senilai 17 miliar Dolar AS (sekitar Rp 302,8 triliun) dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

Utang itu nantinya dipakai demi mendukung berbagai proyek pembangunan nasional selama periode 2025–2029. 

Komitmen tersebut menjadi salah satu capaian dalam pertemuan bilateral antara Purbaya bersama jajaran pimpinan AIIB di Beijing, China. 

Menkeu Purbaya menyebut, dukungan pendanaan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas pembiayaan pembangunan nasional dan mempercepat pelaksanaan berbagai proyek strategis pihak pemerintah.

“Yang teramat penting merupakan kita sukses mengamankan pendanaan sekitar 17 miliar Dolar AS demi proyek-proyek pembangunan di Indonesia antara tahun 2025 sampai 2029. Itu merupakan kontribusi yang amat besar untuk pembiayaan proyek-proyek pembangunan di Indonesia,” katanya usai pertemuan di Kantor AIIB, dikutip dari siaran pers, Kamis (18/6/2026).

Bendahara Negara menerangkan bahwa pendanaan tersebut merupakan untukan dari Multi-Year Rolling Pipeline yang telah dibahas bersama AIIB. 

Meskipun seuntukan program telah dirancang semasih belumnya, Pemerintah RI sukses mengonfirmasi keberlanjutan komitmen pendanaan dari lembaga multilateral tersebut guna mendukung agenda pembangunan nasional dalam sejumlah tahun mendatang.

Selain dukungan pembiayaan, Purbaya juga memperoleh sinyal positif terkait rencana ekspansi AIIB di Tanah Air. 

Ia menyebut mereka menyampaikan minat demi membuka kantor perwakilan di Jakarta guna memperkuat kerja sama dan meningkatkan efektivitas koordinasi pelaksanaan proyek-proyek yang didukung oleh AIIB, berakibat semakin mempererat kemitraan strategis antara Indonesia dan AIIB.

“AIIB juga berminat demi membangun semacam kantor cabang di Jakarta. Kita tentu menyambut baik niat tersebut dan saya menginginkan pada Juni tahun depan kantornya telah berdiri,” kata Purbaya.

Dalam kesempatan yang sama, Menkeu menegaskan bahwa AIIB tetap memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap kondisi fiskal Indonesia.

Ia mengklaim pihak AIIB tidak khawatir soal pengelolaan fiskal nasional maupun prospek perekonomian Indonesia ke depan.

“Mereka tidak ada masalah bersama fiskal Indonesia. Mereka yakin bersama kredibilitas dan kreativitas fiskal kita,” klaim Purbaya.

Diketahui pertemuan bersama AIIB merupakan untukan dari rangkaian agenda kerja Purbaya di Beijing yang juga mencakup pertemuan bersama investor global dan otoritas keuangan China.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *