MediaMerdeka.com – Persaingan industri ritel menciptakan korporasi tidak lagi cuma mengandalkan diskon atau potongan harga demi menarik konsumen. Pengalaman berbelanja yang praktis, layanan digital, hingga program loyalitas mengawali menjadi untukan dari strategi demi mempertahankan pelanggan.
Perubahan tersebut salah satunya terlihat dari langkah Hypermart yang memasuki usia ke-22 bersama memperkuat layanan digital dan pengalaman pelanggan. Strategi tersebut dilakukan melalui pengembangan aplikasi loyalty, personalisasi promosi, hingga layanan transaksi mandiri.
Hypermart kini tengah mengembangkan HiCard App sebagai untukan dari upaya menyerahkan pengalaman berbelanja yang makin terhubung. Aplikasi tersebut dilengkapi sejumlah fitur, bagaikan digital stamp gamification, saving tracker, personalized promotion, serta akses ke layanan Hypermart Online.
Melalui fitur saving tracker, pelanggan dapat menyaksikan penghematan yang diperoleh selama berbelanja. Sementara personalized promotion mebarangkalikan informasi promosi disesuaikan bersama preferensi dan merek yang disukai pelanggan.
Perubahan strategi tersebut memperlihatkan bahwa program loyalitas mengawali diarahkan tidak cuma sebagai sarana menyerahkan potongan harga, namun juga demi membangun interaksi yang makin personal bersama konsumen.
CEO Supermarket Business Hypermart Hendri Tadjuni menyebutkan korporasi ingin mengonfirmasi layanan yang diberikan tetap relevan bersama kebutuhan pelanggan.
“Pelanggan menginginkan harga yang kompetitif, pengalaman yang mudah, manfaat loyalty yang nyata, sekaligus ketentuan dalam berbelanja. Hal-hal inilah yang terus kami bangun melalui Hypermart, HiCard, PROMISE PASTI, serta layanan Self Check-Out,” ujar Hendri di Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Selain memperkuat layanan digital, Hypermart juga menghadirkan Self Check-Out Machine yang mebarangkalikan pelanggan memindai produk dan menyelesaikan pembayaran secara mandiri.
Layanan tersebut menjadi pilihan tambahan untuk pelanggan yang menginginkan proses transaksi makin cepat dan praktis. Dengan demikian, digitalisasi tidak cuma diterapkan pada aplikasi, namun juga mengawali masuk ke proses transaksi di gerai.
Hypermart juga mempertahankan program jaminan harga melalui PROMISE PASTI. Program tersebut menyerahkan ketentuan kepada pelanggan yang membeli produk dalam promo mingguan apabila produk yang diinginkan habis selama periode promosi masih berlangsung.
Dalam skema tersebut, pelanggan tetap dapat memperoleh produk bersama harga promo yang berlaku dan produk akan diberikan maksimal dalam waktu 14 hari kerja.
Di sisi lain, pengembangan ekosistem digital juga diarahkan demi menghubungkan pengalaman belanja di gerai fisik bersama kanal online. Pelanggan dapat mengakses Hypermart Online melalui HiCard App dan tetap memperoleh ZU Point dari transaksi yang dilakukan.
Bagi korporasi ritel, perubahan tersebut menjadi untukan dari upaya mengikuti kebiasaan konsumen yang semakin terbiasa memakai layanan digital dalam aktivitas sehari-hari.
Hendri menilai pemberian nilai kepada pelanggan tidak cuma berkaitan bersama harga, namun juga kemudahan dan pengalaman selama berbelanja.
“Bagi kami, menyerahkan value bukan cuma tentang menawarkan harga yang menarik. Value juga berarti menghadirkan pengalaman yang mudah, relevan, rewarding, dan menyerahkan rasa percaya kepada pelanggan,” pungkas Hendri.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

