Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Salah satu rumah mewah di kawasan Sentul City di Perumahan Golf Hijau, Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat digeledah Polisi gabungan, Rabu (8/7/2026) malam.

Dugaan kuat bahwa rumah yang pada saat ini digeledah tersebut milik Jampidsus Febrie Adriansyah.

Pantauan MediaMerdeka.com dilapangan pada Kamis (9/7/2026) pukul 00.40 WIB dini hari penggeledahan di rumah mewah tersebut masih berlangsung.

Bahkan sejumlah anggota kepihak kepolisianan dan juga Brimob dilengkapi laras panjang turut berjaga di area rumah mewah diduga milik Jampidsus Febrie Adriansyah tersebut.

Operasi di Sentul City ini disinyalir memiliki keterkaitan bersama rangkaian penggeledahan yang dilakukan tim gabungan Polri semasih belumnya di Cafe de’CLAN Signature.

Penyidik tengah menyisir dokumen, alat bukti elektronik, maupun aset-aset berharga yang berkaitan bersama perkara yang sedang diusut oleh Polri.

Penggeledahan di Cafe de’CLAN

Penggeledahan di Cafe de’CLAN Signature merupakan untukan dari penyidikan gabungan Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dalam mengusut sejumlah perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Perkara yang tengah diusut meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara demi PT PLN, dugaan korupsi PT Asabri periode 2020–2025, serta penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik semasih belumnya menemukan sebuah brankas yang disembunyikan di balik lemari di dalam kafe. Setelah dibuka, brankas itu berisi uang tunai dalam mata uang dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura serta sejumlah dokumen.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan brankas tersebut sengaja disembunyikan di balik sebuah lemari.

“Itu terselubung di balik satu lemari, ada suatu brankas dan ini telah dibuka,” kata Budi di Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026).

Selain uang tunai dalam mata uang asing, penyidik juga mengamankan sejumlah dokumen yang ditemukan di dalam brankas.

“Ada sejumlah dokumen dan penyimpanan uang dalam jumlah yang cukup besar, fantastis, dan ini dalam mata uang Singapore Dollar dan US Dollar,” ungkapnya.

Penggeledahan di de’CLAN Signature bukan satu-satunya lokasi yang disasar penyidik.

Tim gabungan juga menggeledah sebuah money changer yang berada di kawasan yang sama lantaran diduga berkaitan bersama dugaan tindak pidana pencucian uang.

Menurut Budi, lokasi penukaran uang tersebut diduga digunakan sebagai untukan dari proses pencucian uang dalam perkara yang sedang disidik.

“Patut diduga, dugaan itu sebagai tempat yang digunakan demi pencucian uang, makanya tentang money laundering-nya di situ,” beber Budi.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *